Berawal dari Demam, Batuk dan Pilek, Tiga Warga Mempawah Positif Covid-19

UJI - Tim Dinkes Kalbar tengah mengambil lendir para guru dan tenaga administrasi SMAN 1 Pontianak, Kamis (23/7/2020). JESSICA WUSYANG/ANTARA FOTO

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Berawal dari demam dan batuk pilek, dua warga Kecamatan Jongkat, dan satu warga Kecamatan Mempawah Hilir dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil tes usap keluar, dan surat resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Kamis (17/9/2020).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian membenarkan adanya tiga orang terkonfirmasi positif tersebut. Dia menjelaskan ketiganya bukanlah klaster keluarga, melainkan orang dengan suspek Covid-19 yang kemudian dinyatakan positif.

Bacaan Lainnya

“Ketiganya kita ambil sampel untuk tes usap pada tanggal 9 September kemarin ketika mereka datang ke Puskesmas dengan keluhan demam dan batuk pilek, maka langsung dilakukan tes usap. Sampelnya kita kirim ternyata positif Covid-19,” bebernya.

Mukhtar mengatakan ketiga orang terkonfirmasi positif tersebut akan karantina mandiri meskipun mereka adalah pasien. Sebab ketika dilakukan tes usap, mereka sedang dalam keadaan sakit demam dan batuk pilek.

“Mereka dikarantina mandiri, dan petugas Puskesmas akan melakukan pemeriksaan secara rutin ke rumah pasien tersebut,” katanya.

Hingga Kamis (17/9/2020) ini, sudah 35 orang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Mempawah. Saat ini status Mempawah sudah zona oranye dengan kategori risiko penularan sedang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *