Sekadau, Sanggau dan Kayong Utara Tak Tes Usap Massal, Harisson: Bahayakan Penduduk

SWAB - Seorang pengunjung Pasar Flamboyan menjalani swab tes lantaran tak bermasker, Kamis (10/9/2020). HUMPRO KALBAR

PONTIANAK, insidepontianak.com – Hingga kini, Kabupaten Sekadau, Sanggau dan Kayong Utara masih tercatat oleh Bersama Lawan Covid (BLC) sebagai daerah berstatus zona hijau atau zero kasus Covid-19. Namun, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson sanksi dengan status itu.

Sebab, sampai sekarang mereka tak melakukan tes swab massal terhadap penduduknya. Bahkan tak mengirimkan sampel swab sebagaimana yang diminta Gubernur Kalbar sebesar 200 sampel setiap minggu.

Bacaan Lainnya

“Mereka tidak mengirimkan sampel (swab penduduk) untuk pemeriksaan. Jadi terkesan Sanggau, Kayong dan Sekadau tidak ada kasus, padahal mereka tidak melakukan testing. Membahayakan penduduk,” kata Harisson.

Sikap abai Pemerintah Daerah di tiga kabupaten yang tak melaksanakan tes swab massal terhadap penduduknya itu, akan membahayakan.

“Tiga wilayah ini, harus menjadi perhatian. Karena, kalau terus-menerus tidak melakukan testing, sewaktu-waktu kasusnya akan meledak dan membahayakan masyarakat,” pesannya.

Dengan trend peningkatan Covid-19 saat ini, Provinsi Kalbar kini menjadi zona kuning penyebaran Covid-19 berdasarkan data yang dirilis oleh BLC tertanggal 21 September 2020.

“Jadi untuk provinsi zona kuning,” kata Harisson.

Sedangkan di level Kabupaten/Kota, zona oranye atau risiko sedang penularan Covid-19 berada di Kota Singkawang, Kota Pontianak, Kubu Raya, dan Sintang.

“Untuk zona kuning atau risiko rendah, itu di Kapuas Hulu, Sambas, Ketapang, Bengkayang, Mempawah, Melawi dan Landak,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *