Hari Tani, Mentan: Indonesia Butuh Petani Muda

JAKARTA, insidepontianak.com – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menekankan bahwa Indonesia memerlukan adanya regenerasi petani dalam rangka pembangunan pertanian nasional. Para petani muda diperlukan untuk mengubah manajemen usaha pertanian.

“Transformasi mau tidak mau akan mengubah cara kita menjalani manajemen usaha pertanian, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” kata Mentan dalam peringatan Hari Tani Nasional di Kantor Pusat Kementan Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian mencatat, petani muda di Indonesia yang berusia 20-39 tahun hanya berjumlah 2,7 juta orang atau sekitar 8 persen dari total jumlah petani di Indonesia yang mencapai 33,4 juta orang. Sisanya lebih dari 90 persen masuk petani kolonial, atau petani yang sudah tua.

Bahkan, melalui data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2019, jumlah petani muda terjadi penurunan 415.789 orang dari periode 2017 ke 2018. Berdasarkan pernyataan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Indonesia dapat mengalami krisis petani karena petani yang tersisa umurnya sudah mendekati usia 56 tahun sehingga hasil pertanian menjadi kurang produktif.

Mentan pun mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kerja sama dan berkolaborasi dalam memajukan sektor pertanian ke depan. Pertanian, kata Mentan, merupakan sektor startegis yang mengedepankan kepentingan bersama dalam pilar berbangsa dan bernegara.

Dalam masa pandemi ini, sektor pertanian dinilai menjadi penopang perekonomian bangsa Indonesia. Produktivitas pertanian Indonesia nyatanya mampu tumbuh dari lima sektor penyumbang ekonomi nasional lainnya di saat ekonomi Indonesia mengalami kontraksi 5,3 persen.

Sektor pertanian menjadi satu-satunya sektor yang mengalami pertumbuhan 2,19 persen pada Agustus 2020. Nilai tukar petani mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu sebesar 100,65 atau naik 0,56 persen (m to m), kenaikan juga terjadi pada nilai tukar usaha petani (NTUP) Agustus 2020 sebesar 184 atau naik 0,31 persen.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *