Ingin Bekerja, Dua Anak Bawah Umur Asal Sungai Pinyuh Ditangkap Polisi Malaysia

Dua PMI yang ditangkap. (ist)

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Dua orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalbar, berinisial DA (16) dan FSP (15) ditangkap Polisi Diraja Malaysia (PDRM) saat melewati jalur tikus menuju ke Malaysia.

Mereka ditangkap bersama 18 orang lainnya di wilayah Serian, Malaysia pada Kamis (13/8/2020) lalu oleh PDRM di tengah hutan saat melalui jalur tikus perkebunan sawit dari Balaikarangan, Kabupaten Sanggau.

Bacaan Lainnya

Sabtu (26/9/2020) dini hari, keduanya dipulangkan atas kerja sama Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Mempawah dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pontianak.

“Sekitar satu jam setengah berjalan. Saat memasuki wilayah Negara Malaysia mereka disergap oleh PDRM,” kata Sekretaris SBMI Mempawah, Juliana.

Saat ditangkap PDRM, mereka tidak bisa menunjukkan surat-surat legalitas yang sah untuk bekerja sebagai buruh migran. Mereka lalu ditahan di Kantor Polisi daerah Semuja, Malaysia.

“SBMI memegang kuasa dari keluarga mereka. Kami lalu menyurati BP2MI dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching. Kami mendapat respon cepat dan akhirnya keduanya bisa dipulangkan,” katanya.

Saat ini kata Juliana, 18 orang rekan mereka yang sama-sama ditangkap masih ditahan di Imigresen Malaysia menunggu keputusan Mahkamah.

“Sebelum dibawa ke BP2MI Pontianak, keduanya dibantu oleh BP2MI Entikong. Tentu kita berterima kasih kepada semua pihak yang membantu,” katanya.

Saat ini SBMI Mempawah sedang berkoordinasi dengan pemberi kuasa terkait langkah selanjutnya. Dia menegaskan, bahwa kedua anak di bawah umur ini belum pernah bekerja di Malaysia.

“Apakah mereka mau melanjutkan (proses hukum) atau sampai di sini saja. Kemudian informasi yang kita terima dari orang tuanya, mereka baru pertama kali mencoba bekerja di Malaysia,” tutupnya. (yak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *