Bocah 13 Tahun Tenggelam di Belakang UPB, Diduga Dipukul Sebilah Kayu

DITEMUKAN - Jasad MRP (13) yang ditemukan meninggal di Sungai Kapuas, belakang Universitas Panca Bakti (UPB) kemarin.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepolisian Polresta Pontianak Kota masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat MRP (13) yang ditemukan meninggal di Sungai Kapuas, belakang Universitas Panca Bakti (UPB) kemarin.

Polisi menemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga dia menjadi korban penganiayaan rekannya menggunakan sebilah kayu.

Bacaan Lainnya

“Dipukul menggunakan kayu kepalanya,” kata Kapolsek Pontianak Barat, AKP Eko Mardianto kepada insidepontianak.com.

Eko mengatakan, sebelumnya pada Sabtu (26/9/2020) korban diketahui izin keluar dari rumah bermain dengan teman-temannya di Sungai Kapuas. Diduga di sana terjadi perkelahian yang menyebabkan korban dipukul dengan menggunakan kayu.

Saat ini, perkara tersebut sudah dilimpahkan ke Polresta Pontianak Kota. Polisi pun turun mengamankan terduga pelaku berinisial MAF (11).

Insidepontianak.com telah berupa mengonfirmasi Kapolresta Pontianak Kota dan Kasat Reskrim, namun belum memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.

Sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan mayat anak-anak mengapung di Sungai Kapuas, Minggu (27/9/2020) siang. Mayat tersebut adalah MRP. Bocah 13 tahun yang dilaporkan hilang sejak Sabtu kemarin.

Temuan tersebut pun langsung membuat kepolisian Polsek Pontianak Barat bergerak melakukan penyelidikan dan visum di rumah sakit.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *