Tim Gabungan Polsek dan Koramil Sekayam Bekuk Jaringan Internasional Pembawa Sabu 12 Kg

TANGKAP - Tim gabungan Polsek dan Koramil Sekayam membekuk tiga orang komplotan pembawa sabu 12 kilogram, Selasa (29/9/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Tim gabungan Polsek dan Koramil Sekayam membekuk tiga orang komplotan pembawa sabu 12 kilogram, Selasa (29/9/2020). Ketiganya adalah, MAT, RI dan AM, warga Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Mereka diringkus di Jalan Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) Dusun Lubuk Tengah, Desa Lubuk Sabuk, Kecamatan Sekayam.

Kapolres Sanggau, AKBP Raymond M Masengi menyebutkan, penangkapan tiga komplotan pengedar sabu tersebut bermula dari informasi warga.

“Sekira jam 10.00 WIB, seorang warga menginformasikan kepada Babinsa Lubuk Sabuk, ada orang yang mencurigakan mau masuk ke Malaysia sebanyak empat orang, lewat JIPP Dusun Lubuk Tengah,” ucapnya.

Informasi itu segera ditindaklanjuti. Babinsa Sekayam bersama anggota Babinkamtibmas dan warga setempat, bergerak cepat melakukan penyelidikan. Pengintaian pun dilakukan. Sekitar pukul 16.00 WIB, empat pria melintas di jalan tersebut.

“Mereka berboncengan menggunakan motor, membawa satu karung berwarna hijau,” katanya.

Anggota yang sudah mengintai langsung melakukan penyergapan. Buyar. Empat komplotan tersebut kocar kacir saat disergap. MAT berhasil ditangkap. Sedangkan tiga temannya, RI, AM dan OS berhasil kabur.

“Karung hijau yang dibawa mereka berhasil diamankan. Setelah diperiksa, di dalam karung tersebut ditemukan 10 bungkus plastik ukuran besar warna pink yang berisi diduga sabu,” terangnya.

Babinkamtibmas yang ikut dalam penyergapan itu segera berkoordinasi dengan Kapolsek Sekayam untuk mengejar empat sindikat lain yang berhasil melarikan diri. Selang satu jam, dua orang, RI da AM berhasil diringkus. Sedangkan satu lainnya, OS sampai saat ini terus dikejar.

“OS sudah kita jadikan DPO. Mudah-mudahan dalam waktu dekat yang bersangkutan bisa segera kami tangkap,” harapnya.

Dari tangan tiga komplotan pengedar sabu tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 12 bungkus plastik besar warna pink berisi narkotika jenis sabu, dua unit motor, dan dua unit handphone. Ketiganya kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“12 paket bungkus besar sabu-sabu yang diselundupkan oleh sindikat ini diduga berasal dari Malaysia. Karena itu, tidak menutup kemungkinan para pelaku yang sudah kita amankan ini, adalah komplotan sindikat narkoba jaringan internasional,” katanya.

Raymon memastian, penyelidikan penyelundupan sabu sebanyak 12 kilogram itu, akan terus dikembangkan untuk menangkap si pemesan barang haram tersebut. Sebab, dimungkinkan, para pelaku yang tertangkap itu hanya bertindak sebagai kurir.

Tiga pelaku yang telah tertangkap dijerat Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana maksimal hukuman mati.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *