LSM LAKI Mempawah Minta Kasus Dugaan Korupsi di BP2TD Diusut Tuntas

LENGANG - Aktivitas di kolam Basic Safety Training (BST) di BP2TD Mempawah terlihat sepi, Kamis (1/10/2020). YAK

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Mempawah, Harry Gunawan meminta kasus dugaan korupsi di Balai Pendidikan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Kabupaten Mempawah diusut tuntas.

Desakan itu menyusul penyegelan Kantor Dinas PUPR Provinsi Kalbar dan Kantor PT Batu Alam Berkah oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Kalbar, Rabu (30/9/2020). Di mana proyek di Balai Pendidikan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Kabupaten Mempawah ikut terseret.

Bacaan Lainnya

Dia mengapresiasi kinerja Polda Kalbar dalam memberantas korupsi dan berjanji akan mengawal kasus yang diduga terjadi di BP2TD Mempawah tersebut.

“Saya tentu sangat mengapresiasi kinerja Polda Kalbar dalam menangani kasus korupsi. Saya harap kasus ini tidak putus di jalan saja, harus diusut sampai tuntas,” katanya, Kamis (1/10/2020).

Dari informasi di lapangan, belum lama ini Polda Kalbar sudah melakukan pemeriksaan di areal BP2TD Mempawah. Salah satu yang diperiksa adalah kolam Basic Safety Training (BST) yang berlokasi di belakang areal gedung BP2TD.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Donny Charles Go mengatakan operasi penyegelan dan penggeledahan dilakukan Subdit Tipikor Ditreskrimsus.

“Dipimpin oleh Direktur Ditreskrimsusnya langsung, melakukan penggeledahan dan penyegelan di dua tempat yaitu Kantor PUPR Kalbar dan Kantor BAB (Batu Alam Berkah) terkait dua kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani,” kata Donny.

Dua kasus itu adalah dugaan korupsi BP2TD Mempawah dan kasus proyek Jalan Tebas di Kabupaten Sambas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *