Polresta Pontianak Tangguhkan Penahanan Pelaku Persetubuhan Anak

Kuasa hukum korban menunjukkan surat laporan, Jumat (2/10/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Seorang tersangka kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur di Kota Pontianak, DYB mendapatkan penangguhan penahanan oleh Polresta Pontianak Kota. Padahal, sebelumnya sempat ditahan.

Kuasa hukum korban, Nanang Suharso meminta kepolisian segera melakukan penahanan, dan proses hukum pelaku sesuai undang-undang yang berlaku. Menurutnya, langkah penangguhan yang dilakukan polisi tidak berdasar.

Bacaan Lainnya

Apalagi persetubuhan terhadap anak di bawah umur merupakan tindak pidana dengan ancaman paling rendah lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

“Kami minta polisi kembali menahan pelaku, dan diproses,” kata Nanang, Jumat (2/10/2020).

Penangguhan sama saja tak memberi rasa adil terhadap korban.

Ayah korban, H bercerita, kasus itu diketahui lantaran anaknya tak kunjung pulang, Jumat (11/9/2020) lalu. DYB sempat mengajak anaknya makan dan ternyata dibawa ke hotel di Jalan 28 Oktober, Kelurahan Siantan Hulu, Pontianak Utara.

Pascaperistiwa itu, keluarga pun mendapatkan gelagat anehnya. Insting sang ibu membuat kasus ini terungkap, dan bunga mengaku menjadi korban pencabulan.

“Insting sang ibu melihat gelagat aneh, akhirnya ditanya dan setelah dipaksa dia berterus terang,” terangnya.

Mengetahui peristiwa ini, sebagai orang tua, dia pun tak tinggal diam. Jalur hukum ditempuh, Jumat (18/9/2020).

“Selanjutnya keluarga pelaku pun menyerahkan DYB ke Polresta Pontianak dan ditahan,” imbuhnya.

Namun, setelah penahanan itu, dia mendapat kabar bahwa DYB telah ditangguhkan penahananya. Keluarga pun tak tinggal diam. Mereka mencari tahu informasi itu dengan mendatangi Polresta Pontianak.

Tak lama, dia juga mendapat kabar dari tokoh adat di Anjungan yang menyatakan pelaku sudah berada di Anjungan, Mempawah.

“Kemudian, kemarin, kepala adatnya datang ke rumah saya, minta damai, dan pelaku sudah di kampung,” terangnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *