Korban Tewas Bersimbah Darah di Tengah Jalan, Polisi Dalami Motif Pembunuhan di Gang Sawit

OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP kasus penusukan hingga tewas di Gang Sawit, Jalan Parit Haji Husein 1, Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Minggu, (4/10/2020) pagi.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Polresta Pontianak Kota masih mendalami motif penganiayaan yang dilakukan EP kepada BH, hingga korban ditemukan tewas bersimbah darah di Gang Sawit, Jalan Parit Haji Husein 1, Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Minggu, (4/10/2020) pagi.

Saat ini, terduga pelaku EP sudah ditangkap guna penyelidikan lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

“Terduga pelaku sudah diamankan. Selanjutnya akan didalami apa motif sehinga terjadi penganiayaan hingga pembunuhan,” kata Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Komarudin, Minggu (4/9/2020).

Komarudin mengatakan, informasi kejadian tersebut diketahuinya pukul 09.45 WIB. Sebelumnya, berdasarkan keterangan saksi di lokasi telah terjadi perkelahian antara pelaku dan korban.

Perkelahian tersebut membuat korban mengalami beberapa luka tusuk di tubuh. Sementara pelaku langsung diamankan warga ke Polsek Selatan untuk penyelidikan.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan sebilah pisau yang digunakan EP.

“Pisau tersebut masih didalami, apakah dibawa dari rumah atau didapati di TKP,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di Gang Sawit, Jalan Parit Haji Husein 1, Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Minggu, (4/10/2020) pagi.

Korban berinisial BH, warga Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Dia ditemukan dengan kondisi tersungkur dan sejumlah luka tusuk di tubuh. Ceceran darah korban membasahi aspal. Sementara motor miliknya ditemukan terjatuh belasan meter dari jasad korban.

Dari informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan tewas, BH sempat berkelahi dengan seorang pria berinisial EP di lokasi kejadian, pukul 09.30 WIB.

Setelah korban tak berdaya dengan luka tusuk, EP berusaha melarikan diri. Namun pelarian EP gagal karena ia diamankan warga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *