PMI Ilegal Selundupkan Lima Kilo Sabu Malaysia Ditangkap

Pelaku saat diamankan. (Ist)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonif 642/Kapuas menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat lima kilogram asal Malaysia, Minggu (4/10/2020) sore.

Barang haram tersebut, diamankan dari seorang PMI ilegal inisial BA (38) warga Parit Baru, Sungai Raya, Kubu Raya. BA diamankan saat melintas di Jalur Inspeksi dan Patroli Perbatasan (JIPP) sektor kiri Desa Entikong.

Bacaan Lainnya

Kepala Penerangan Kodam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe mengatakan, keberhasilan ini bermula dari informasi yang diterima Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa dari Tim Intelijen bahwa akan ada PMI Ilegal yang akan melintas dengan membawa narkotika.

“Hal ini ditindaklanjuti oleh Dansatgas dengan memerintahkan kepada anggota untuk melaksanakan penyekatan di jalur yang diduga akan dilalui oleh seorang PMI ilegal tersebut,” ungkap Kapendam.

Atas perintah Dansatgas Pamtas, memerintahkan menyelidiki dan memerintahkan anggota melakukan penyekatan di jalan JIPP sektor kiri Desa Entikong.

Sekira pukul 18.40 WIB, seorang ditemukan melintas dari arah Malaysia.

“Selanjutnya, tim melaksanakan pemeriksaan dan didapati tiga kilogram sabu yang disimpan dalam tas ransel,” kata Kapendam.

Selanjutnya, tim gabungan kembali mendalami BA dan didapati lagi dua kilo sabu yang disembunyikannya di semak yang ditutup menggunakan baju.

“Sehingga secara keseluruhan diamankan sebanyak lima kg sabu yang dikemas dalam lima bungkus plastik dan lima paket kecil dalam amplop surat, diperkirakan satu paket kecil dengan berat 10 gram dan sisa sabu bekas pakai kurang lebih satu gram yang dimasukkan di dalam tas ransel berwarna hitam,” ujarnya.

Selanjutnya pelaku BA beserta barang bukti diamankan di Pos Kotis Gabma Entikong.

“Saat ini kami sedang koordinasi dengan pihak kepolisian untuk dilakukan pendalaman terkait dengan kasus ini,” pungkasnya. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *