Tipu-tipu Dagang Masker Total Rp40 Juta, Mama Muda Ditangkap Tim Siber Polda Kalbar

Pelaku.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Tim Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kalimantan Barat berhasil mengungkap penipuan berkedok online shop bodong yang menimpa seorang perempuan berusia 22 tahun di Kota Pontianak. Dari pengungkapan ini, polisi meringkus CM (26), ibu rumah tangga asal Gorontalo yang diduga pelaku kejahatan.

Dia ditangkap di sebuah apartemen di Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/10/2020).

Bacaan Lainnya

Direktur Reskrimsus Polda Kalbar, Kombes Pol Juda Nusa Putra melalui Kasubdit Gakkum Kompol Dudung Setyawan mengatakan, pengungkapan ini berawal dari laporan korban ke Mapolda Kalbar. Korban merasa ditipu setelah mentransfer sejumlah uang. Namun, barang yang dipesan tak kunjung datang.

“Jadi korban awalnya bertransaksi online dengan pelaku. Korban memesan masker dengan jumlah besar dengan tersangka. Total pembelian sebesar Rp40 juta, tapi uang sudah dikirim, barang yang dipesan korban tak kunjung diterima,” terangnya.

Sebelum transaksi terjadi, Sabtu (21/3/2020) pelaku menawarkan korban bisnis jual beli masker melalui akun instagram. Di sana mulailah terjadi percakapan antara pelaku dan korban.

Percaya, warga Jalan Imam Bonjol itu, akhirnya luluh hatinya. Dia menyerahkan uang senilai Rp40 juta kepada korban. Uang tersebut ditransfer sebanyak dua kali, yakni pada tanggal 30 Maret sebesar Rp30 juta dan 11 April sebesar Rp10 juta.

“Totalnya 40 juta. Pelaku menjanjikan jika uang sudah ditransfer barang akan dikirim,” ungkapnya.

Nahas, tunggu punya tunggu, masker yang dijanjikan tak kunjung tiba. Korban pun tak tinggal diam. Kasus ini dilaporkan ke polisi. Pelaku pun akhirnya berhasil diringkus, setelah petugas memiliki cukup bukti.

“Setalah melakukan penyidikan, dan mengumpulkan bukti berupa screenshot percakapan WhatsApp, dan Instagram, maupun bukti transfer uang ke rekening pelaku, kita langsung bergerak mengamankan pelaku,” tegasnya.

Saat ini, pelaku CM sudah diamankan. Dia terancam dengan pasal 45A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Pasal 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *