Darwis-Rizal Optimis Tingkatkan IPM Bengkayang lewat Pemerintahan Terbuka dan Bersih

DEKLARASI - Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis dan Syamsul Rizal mendeklarasikan diri maju di Pilkada Bengkayang 2020, Sabtu (5/9/2020).

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Calon Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis dan calon Wakil Bupati, Syamsul Rizal akan fokus pada peningkatan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) jika terpilih kelak.

IPM Bengkayang tahun 2019 hanya berada di posisi keempat dengan angka 67,57, dengan kenaikan hanya nol koma sekian tiap tahunnya.

Bacaan Lainnya

Jika Sebastianus Darwis dan Syamsul Rizal terpilih, ditargetkan IPM Bengkayang akan berada di angka 70 di akhir jabatan. IPM ini sendiri dipengaruhi unsur pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

“Sesuai visi ‘Bengkayang Maju, Mandiri, Adil, Sejahtera, Berdaya Saing dengan Pengelolaan Pemerintahan yang Terbuka dan Bersih’, Bang Darwis akan meningkatkan IPM Bengkayang. Nantinya item-item APBD akan diuji publik sebelum disahkan. Jadi bisa terlihat komitmen dalam alokasi dana tiga unsur IPM tadi,” kata Ketua Tim Sukses Darwis-Rizal, Adinus Markus, Jumat (15/9/2020).

Walau berada di urutan keempat se Kalbar, rata-rata lama sekolah warga Bengkayang masih berada di 6,53 tahun. Artinya, pendidikan warga didominasi lulusan SD. Bahkan angka ini berada di urutan ke 13 dari 14 kabupaten/kota se Kalbar.

“Pendidikan gratis untuk SD dan SMP akan diupayakan. Kami tidak ingin pendidikan yang jadi kunci pembangunan di Bengkayang, terus-menerus tertinggal,” kata politisi Gerindra, Bengkayang.

Kewajiban alokasi anggaran 20 persen untuk pendidikan akan jadi batas minimal. Selain itu pembangunan infrastruktur terus digenjot. Mulai dari akses jalan, telekomunikasi, hingga ketersediaan listrik. Tidak hanya untuk mendukung kemajuan pendidikan, infrastruktur ini penting untuk kelancaran ekonomi warga.

“Dengan adanya listrik, sinyal dan jalan yang baik, anak-anak gampang belajar, mudah menjangkau sekolah, demikian juga orang tua, hasil kebun lebih cepat sampai di pasar, harganya bisa lebih baik untuk petani,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *