Malaysia Deportasi 89 PMI Bermasalah, 44 dari Kalbar

TIBA - Pekerja Migran Indonesia yang bermasalah dideportasi Pemerintah Malaysia dan tiba di Dinsos Kalbar, Kamis (15/10/2020) malam.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Dinas Sosial Kalbar kembali menerima 89 orang Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMI-B) deportasi Malaysia yang dipulangkan oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kalbar melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kamis (15/10/2020) malam.

Kepala Dinas Sosial Kalbar, Golda M Purba menyebutkan dari 89 PMI deportan tersebut, 44 orang diantaranya merupakan PMI asal Kalbar.

Bacaan Lainnya

Terdiri dari, lima orang dari Kubu Raya, enam orang dari Pontianak, 18 orang dari Sambas, empat orang dari Bengkayang, dua orang dari Singkawang, satu orang dari Landak, tiga orang dari Sanggau, dan lima orang dari Mempawah.

“PMI asal Kalbar ini, langsung kita pulangkan hari ini ke daerahnya masing-masing,” katanya Jumat (16/10/2020).

Sedangkan 45 orang PMI lainnya merupakan warga luar Kalbar. Terdiri dari delapan orang warga Sulawesi Selatan, 12 orang dari Jawa Timur, satu orang dari Nusa Tenggara Timur, 12 orang dari Nusa Tenggara Barat, empat orang dari Jawa Barat, dua orang dari Lampung, dua orang dari Banten, tiga orang dari Jawa Tengah, dan satu orang dari Sulawesi Selatan.

“Untuk PMI dari luar Kalbar ini, sementara kita tampung di shelter kami, sambil menunggu jadwal keberangkatan kapal untuk pemulangan mereka,” jelasnya.

Golda memastikan, seluruh PMI deportan tersebut telah menjalani pemeriksaan swab tes di Depot Imigresen Semuja Serawak, dan pemeriksaan rapid tes saat masuk di PLBN Entikong.

“Sejauh ini, mereka semua dalam keadaan sehat,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *