Peringati HUT ke 30, Gempa Fisip Gelar Ekspedisi hingga Penelitian Sosial Masyarakat Perbatasan

EKSPEDISI - Peserta ekspedisi Kapuas 1992 berfoto bersama di salah satu lokasi ekspedisi. Perjalanan ini merupakan bagian dari HUT GEMPA FISIP Untan ke 30. GEMPA FISIP

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gerakan Mahasiswa Pencinta Alam (Gempa) Fisip Untan menggelar ekspedisi bertajuk ‘Kapuas 1992’. Ekspedisi tersebut diikuti 32 peserta. Berlangsung empat hari. Dimulai 8 sampai 12 Oktober 2020 lalu. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan hari jadi Gempa ke 30 tahun.

Ekspedisi Kapuas 1992 tersebut meliputi penyusuran Danau Lupak Mawang, Danau Sentarum, Danau Luar, Danau Belidak, Pulau Melayu, Lanjak, Bukit Lanjak, Bukit Prayong dan Bukit Kelam di Kabupaten Sintang.

Selain melakukan penyusuran sungai, danau, dan pendakian bukit, tim ekspedisi Kapuas 1992 juga melakukan penelitian sosial masyarakat perbatasan di Desa Kelawik, Mensiau, dan Seguntung.

Peserta ekspedisi, Oslan Junaidi menyebut, kegiatan tersebut rutin digelar saat peringatan HUT Gempa. Ia sendiri pun sudah tiga kali pula ikut dalam ekspedisi tersebut.

Ketua Gempa Fisip Untan, Zenobius Teo, pun berharap ekspedisi tersebut memberi manfaat. Lewat kegiatan itu, banyak pengalaman yang bisa didapat. Terutama pengetahuan tentang lingkungan.

“Harapan di 30 tahun Gempa ini, semoga selalu terjaga silaturahmi antaranggota maupun sesama mapala lainnya. Dan selalu memberikan manfaat kepada masyarakat dalam setiap kegiatan yang dilakukan dan berkontribusi nyata untuk alam dan lingkungan,” tutupnya. (rilis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *