17,69 Ribu Rakyat Bengkayang Miskin, Darwis-Rizal Siapkan Strategi Peningkatan Ekonomi

Calon Kepala Daerah di Pilkada Serentak 2020, Kabupaten Bengkayang. (Foto Ist)

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis dan Syamsul Rizal telah menyiapkan sejumlah strategi peningkatan ekonomi masyarakat untuk mengentas kemiskinan. Apalagi dari data Badan Pusat Statistik, di tahun 2019, Bengkayang memiliki 17,69 ribu warga miskin.

“Salah satu caranya dengan meningkatkan kapasitas pengolahan pertanian, perikanan dan perkebunan yang selama ini jadi sumber penghasilan warga,” kata Ketua Tim sukses Darwis-Rizal, Adinus Markus, kepada Insidepontianak.com, Sabtu (18/10/2020).

Bacaan Lainnya

Pembangunan industri hilir pengolahan bahan hasil produksi warga akan dilakukan. Misalnya untuk produksi lada di berada di urutan dua hasil perkebunan warga setelah sawit. Pengolahan lada menjadi bahan siap jual akan meningkatkan harga di pasaran. Dengan demikian keuntungan petani meningkat.

Demikian juga untuk hasil perikanan laut yang produksinya mencapai 5.153,97 ton pada tahun 2018. Potensi ini akan dimaksimalkan dengan bantuan akses pasar dan pengelolaan ikan kalengan.

Ekonomi kreatif yang jadi penopang selama pandemi pun jadi perhatian. Para anak muda akan dikenalkan dengan pasar luar lewat ketersediaan jaringan internet dan telekomunikasi. Sehingga jarak tak jadi halangan.

“Ini sesuai dengan visi mewujudkan Bengkayang yang maju, mandiri, adil, sejahtera dan berdaya saing dengan pengelolaan pemerintahan yang terbuka dan bersih,” kata politisi Gerindra, Kabupaten Bengkayang tersebut.

Urusan transparansi akan jadi isu utama yang digagas. Sebab dengan keterbukaan, strategi yang digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan bisa dipantau dan dikolaborasikan dengan berbagai pihak. Warga pun bisa melihat langsung kerja Bupati tanpa ada yang ditutupi.

“Kita harus mengembalikan citra positif Bengkayang yang belakangan ini didera kasus korupsi. Kepercayaan warga kepada pemerintah jadi nomor satu, dengan begitu semua bisa bersatu padu mewujudkan Bengkayang yang dicita-citakan bersama,” kata Markus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *