Bawaslu Kalbar Temukan 16 Pelanggaran Protokol Kesehatan Kampanye Paslon Pilkada Serentak 2020

Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalbar, Ruhermansyah mengatakan hingga 19 Oktober 2020, Bawaslu telah menemukan 16 pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dalam kampanye paslon di tujuh wilayah di Kalbar.

Pelanggaran itu didominasi pelanggaran disiplin tidak dilakukan pengecekan suhu sebelum kegiatan, dan tiga kampanye yang pesertanya lebih dari 50 orang.

Bacaan Lainnya

“Sebagaimana diketahui protokol kesehatan dalam PKPU 13/2020, di situ kampanye boleh, tatap muka boleh, tapi mesti di bawah 50 orang. Ketika tidak dilaksanakan, ini melanggar,” katanya dalam Diskusi Pro dan Kontra Pilkada Serentak 2020 di Pontianak, Selasa (20/10/2020).

Selama kampanye dimulai hingga 19 Oktober, telah digelar 659 kegiatan kampanye. Sebanyak 372 kampanye pertemuan terbatas, dan 287 kampanye pertemuan tatap muka.

Ruhermansyah menegaskan Bawaslu akan terus mengawasi jalannya Pilkada serentak Kalbar 2020. Mereka yang tidak taat bahkan menganggu kerja pengawas Pemilu bisa diancam dengan sanksi pidana.

“Kalau Bawaslu tidak Cerewet, nanti dibilang Bawaslu lembek. Sebelum peneguran atau sanksi harus dijaga protokol kesehatan, karena ada sanksi pidana,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *