Polda Kalbar Ungkap Penimbunan 1.300 Liter BBM Bersubdisi di Bengkayang

DITANGKAP - Polda Kalbar tangkap pelaku penimbunan BBM subdisi di Jalan Desa rantau, Bengkayang, Sabtu (10/10/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Barat berhasil mengungkap kasus penimbunan BBM bersubsidi yang diperjual belikan untuk penambangan ilegal. Sebanyak 1.300 liter solar bersubsidi diamankan dari Kabupaten Bengkayang tepatnya di Kecamatan Monterado.

Petugas turut mengamankan satu orang tersangka berinsial PA, pemilik BBM bersubdisi tersebut.

Bacaan Lainnya

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar, Kombes Pol Juda Nusa Putra melalui Kasubdit IV Akbp Sardo mengungkapkan, penangkapan terhadap PA dilakukan Sabtu, 10 Oktober di Jalan Desa rantau saat melakukan pengangkutan BBM yang dimuat dalam 42 jerigen yang bermuatan 35 liter.

“Unit II Subdit IV Direktorat Reskrimsus Polda Kalbar pada 10 Oktober 2020 berhasil memberhentikan kendaraan yang diduga memuat bahan bakar minyak bersubsidi, saat diperiksa pelaku tidak dapat menunjukan izin usaha pengangkutan,” kata Akbp Sardo.

Dari hasil pengembangan dan pemeriksaan petugas di lapangan, PA mengakui mendapatkan BBM jenis solar bersubdisi tersebut dengan cara membeli di SPBU yang berada di Kota Singkawang dan juga dari kios penjualan BBM eceran.

“BBM yang telah dibeli ini ditampung di rumah tersangka, saat sudah banyak BBM bersubsidi tersebut dijual kembali kepada para penambang emas ilegal untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” sambungnya.

Tersangka juga mengungkapkan, usaha tersebut sudah dijalani dua bulan tanpa izin niaga.

“Saat ini tersangka dan barang bukti kita amankan ke Mako Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya.

Tersangka terancam dikenakan Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar