Bandara Singkawang Dibangun Tahun Depan, Bandara Sukadana Tunggu Kesiapan

BERBINCANG - Gubernur Kalbar, Sutarmidji dan Menteri Perhubungan, Budi Karya berbincang di Bandara Internasional Supadio, Selasa (20/10/2020) sore. HUMPRO KALBAR

PONTIANAK, insidepontianak.com – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan bandar udara (bandara) Singkawang rencananya dibangun tahun depan. Sedang untuk bandara Sukadana, masih menunggu kesiapan pembebasan lahan.

“Pak Menteri bilang Singkawang mulai dibangun juga bandara tapi runway-nya bisa dari APBN dan, terminalnya bisa dibangun oleh swasta atau APBD. Jadi itu terserah dan nanti Pemerintah Daerah akan bicarakan itu,” ujar Gubernur Kalbar, Sutarmidji usai bertemu dengan Menteri Budi di Bandara Internasional Supadio, Selasa (21/10/2020).

Bacaan Lainnya

Sementera untuk bandara Sukadana, jika Pemda siap mengurusi pembebasan lahan, pembangunannya akan jadi prioritas.

Sutarmidji juga mengatakan bandara Tebelian di Sintang bagus untuk dikembangkan. Karena lahannya masih memungkinkan. Bandara ini bisa mengakomodir wilayah Kapuas Raya, seperti Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang, dan Kapuas Hulu.

“Misalnya kalau Kapuas Raya terbentuk lapangan terbang sudah ada,” katanya.

Kepada Menteri, Sutarmidji mengusulkan dibangunnya terminal darat di Temajok, Sambas. Kawasan wisata itu dianggap cocok dan berpotensi berkembang. Lokasinya berdekatan dengan Malaysia.

“Malaysia itu tidak membangun perbatasan Aruk tapi di Temajok sudah ada Bea Cukai. Kita belum siap di situ, ini perlu disiasati,” katanya.

Dalam kesempatan itu, keduanya melihat progres landasan Bandara Supadio Pontianak yang akan diperpanjang oleh pihak Angkasa Pura II sebagai pengelola bandara. Dari yang sebelumnya 2.250 meter menjadi 2.600 meter.

“Saya harap ke depan bisa 3 ribu meter. Sehingga pesawat berbadan lebar bisa masuk ke sini dan embarkasi haji bisa di sini dan lebih efisien,” ungkap Gubernur.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *