Di Tengah Pandemi, Bupati Mempawah Anggarkan Miliaran untuk Mobil Dinas

Ilustrasi mobil dinas. (Anteroaceh.com)

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Dalam perubahan APBD Kabupaten Mempawah tahun 2020 terdapat item pengadaan mobil dinas untuk Bupati Mempawah bernilai miliaran. Selain mobil dinas Bupati, dalam APBD tersebut juga dianggarkan mobil dinas Ketua DPRD senilai Rp800 jutaan.

“Miris, di tengah pandemi Covid-19 yang sedang melanda, banyak anggaran dipangkas, pembangunan infrastruktur tertunda namun Bupati justru ingin mengganti mobil dinas,” tanggap salah satu warga Mempawah, Rabu (21/10/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut dia, Pemerintah dalam hal ini eksekutif dan legislatif terkesan terburu-buru dalam menganggarkan mobil dinas tersebut.

Padahal kondisi mobil dinas yang dipakai sehari-hari dinilai masih sangat layak.

Wakil Ketua DPRD Mempawah, Sayuti membenarkan adanya anggaran mobil dinas Bupati senilai miliaran tersebut. Menurut dia, jika dilihat dari segi urgensinya tergantung kepada si pemakai fasilitas.

“Kalau dilihat dari sisi urgensinya tentu tergantung Bupatinya sebagai pemakai fasilitas. Kalau kita (DPRD) yang penting melalui tahapan dan secara normatif sebenarnya tidak jadi permasalahan kalau keuangan daerah mampu,” katanya.

Tahun depan, Pemerintah Kabupaten Mempawah tidak bisa lagi menganggarkan mobil dinas seharga miliaran rupiah. Sebab berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020, harga mobil dinas Pejabat Daerah di Kalbar maksimal Rp475,9 jutaan per unit.

“Iya tahun depan tidak boleh lagi harganya melebihi Rp475,9 jutaan. Karena ada PP No 33 tadi,” katanya.

Kalau cerita soal pengadaan mobil itu kata Sayuti, sudah dibahas di APBD Perubahan. Karena sudah diketok palu, berarti sudah disetujui. Sebab dia menjelaskan pembelian dan pengadaan mobil ini ada ketentuan dan harus mengikuti standar operasional prosedur.

“Saya rasa itu sudah clear dan tidak ada persoalan. Untuk nominalnya Rp1,8 sampai Rp2 miliar kalau saya tidak salah, nanti bisa dicek ke Bappeda,” katanya.

Sayuti kembali menegaskan, mobil dinas yang nilai anggarannya miliaran tersebut akan digunakan oleh Bupati Mempawah, Erlina.

“Itu mobil dinas Bupati, bukan kita (unsur pimpinan DPRD),” tegasnya.

Dari kabar yang beredar, Bupati ingin membeli mobil dinas Toyota Harrier. Namun saat ditanya kepada Sayuti, dia mengatakan apa pun jenis mobilnya yang penting sesuai ketentuan.

“Kalau kita bicara dia (Bupati) mau membeli mobil apa, karena itu mobil jabatan tentu standarnya mengikuti ketentuan dan aturan-aturan. Mulai dari spesifikasi dan CC-nya sesuai ketentuan yang ada,” katanya.

Sayuti memperkirakan Bupati akan mulai menggunakan mobil dinas baru seharga miliaran tersebut akhir tahun ini, atau paling lambat awal tahun depan.

“Apabila mereka sudah mengadakan, saya rasa akhir tahun ini sudah bisa di gunakan oleh Bupati. Paling lambat awal tahun depan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail yang juga Ketua Tim Anggaran Eksekutif saat dikonfirmasi melalui WhatsApp belum memberi jawaban hingga berita ini diturunkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *