Petugas Laboratorium RS Untan Terpapar Covid-19, Sutarmidji: Update Covid Terhambat

Gubernur Kalbar, Sutarmidji.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyampaikan sejumlah petugas di Laboratorium RS Untan terpapar Covid-19. Sehingga dalam dua hari ini, laboratorium Untan tidak bisa menyampaikan laporan hasil pemeriksaan sampel swab.

“Banyak petugas lab yang terpapar. Sehingga dua hari istirahat. Kamis baru running lagi. Jadi update Covid sekarang agak terhambat, kecuali dari PCR yang ada di rumah sakit,” katanya, Rabu (21/10/2020).

Bacaan Lainnya

Sutarmidji berharap ke depan, seluruh kabupaten/kota bisa menyediakan sarana pemeriksaan sampel swab secara mandiri. Supaya tidak bergantung dengan laboratorium milik Pemprov.

“Kalau daerah mampu beli reagen kitnya, mesin PCR-nya saya (Pemprov Kalbar) siapkan. Kita bantu belikan. Tapi reagen sama tenaganya harus punya. Itu aja,” katanya.

Harga reagen kit untuk pemeriksaan sampel swab memang mahal. Namun, untuk mendeteksi penularan Covid-19 caranya hanya memang dengan pemeriksaan sampel swab secara PCR saja. Tidak ada pilihan lain.

Dan menurutnya, orang yang tertular Covid bisa segera sembuh, jika deteksinya bisa dilakukan dengan cepat. Dengan begitu penanganan bisa segera dilakukan.

“Bahkan orang yang terpapar dengan kandungan virus sebanyak 600 jutaan copy aja bisa sembuh. Yang penting secepat mungkin ditangani. Seperti staf saya itu kan. Karena cepat terdeteksi, bisa ditangani cepat. 25 orang dalam waktu seminggu sudah sembuh,” ucapnya.

Dia pun mengimbau, warga yang merasa demam berhari-hari, agar segera memeriksakan diri ke dokter. Segera minta swab untuk memastikan potensi penularan Covid-19. Begitupun orang yang sudah dinyatakan terpapar, agar memberikan informasi yang jelas ke dokter soal penyakit penyerta yang mungkin sudah dialami.

“Pasien harusnya memberi tahu ke dokter bahwa dia punya penyakit bawaan apa? Jangan disembunyikan. Kalau disembunyikan virusnya akan menyerang, memperlemah itu. Dan penanganannya akan semakin sulit,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *