Bayi Tujuh Hari Dibuang Orang Tuanya Dekat Pintu Air Sawah di Segedong

DIBUANG- Bayi berusia tujuh hari dibuang orang tuanya di areal persawahan dekat pintu air di Desa Peniti Dalam I, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Kamis (22/10/2020). Bayi itu dalam kondisi sehat dan tengah dalam perawatan warga.

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Seorang bayi perempuan berusia sekitar tujuh hari ditemukan warga di areal persawahan dekat pintu air di Desa Peniti Dalam I, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Kamis (22/10/2020).

Bayi perempuan tersebut tergolong sehat, beratnya dua kilogram, panjang tubuhnya 46 sentimeter, dan bergolongan darah O. Tali pusarnya juga sudah lepas. Bayi malang tersebut diduga dibuang orang tuanya di subuh hari.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, saat hendak ke sawah, Jasmani alias Pak Long yang pertama kali menemukan bayi mendengar tangisan misterius.

“Pak Long mendengar tangisan anak kecil, dia kemudian melihat kardus yang diletakkan di dekat pintu air,” kata Martin Jais, dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mempawah.

Saat menyambangi kardus tersebut, Jasmani melihat ada seorang bayi. Dia mengambilnya dan membawa pulang. Dalam kardus ternyata sudah dibekali oleh si pembuang bayi dengan perlengkapan seperti susu, popok bayi, dan pakaian.

“Bayi tersebut dipastikan jenis kelaminnya perempuan. Sekarang kondisinya baik-baik saja sudah dibawa ke rumah Pak Long,” kata Martin.

Kapolsek Segedong, melalui Paur Humas Polres Mempawah, Birpka Susworo mengatakan, bayi yang dibuang orang tuanya tersebut sudah diperiksa kesehatannya di Puskesmas. Sekarang bayi sedang dititip rawat ke rumah si penemu.

“Bayi tersebut sudah dibawa ke Puskesmas Rawat Jalan Segedong. Sekarang sedang dititip rawat kerumah si penemu yakni Pak Jasmani,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar