85.482 Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Manfaatkan Relaksasi Tunggakan

PROTOKOL KESEHATAN - Pelayanan di Kantor cabang BPJS Pontianak menerapkan protokol kesehatan. Pengunjung wajib pakai masker dan menjaga jarak. IST

PONTIANAK, insidepontianak.com – Sebanyak 85.482 peserta mandiri dan 447 badan usaha telah memanfaatkan program relaksasi tunggakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) lewat BPJS Kesehatan sampai 9 Oktober 2020. Program ini merupakan amanat Perpres 64/2020 yang terbit sebagai keringanan di masa pandemi.

Direktur Perluasan dan pelayanan peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari menjelaskan relaksasi berlaku bagi peserta yang menunggak iuran di atas enam bulan. Melalui relaksasi ini, status kepesertaan JKN-KIS akan langsung diaktifkan setelah sebelumnya menunggak.

“Setelah direlaksasi dan sudah aktif, harus bayar terus. Ini membantu jangan sampai memberatkan yang bersangkutan dalam waktu bersamaan,” katanya dalam Media Workshop dan Anugerah Lomba Jurnalistik BPJS Kesehatan 2020 yang berlangsung secara virtual, Jumat (23/10/2020).

Sebelum adanya relaksasi, peserta JKN-KIS yang menunggak iuran di atas enam bulan harus melunasi semua tunggakan. Lewat kemudahan ini, mereka cukup bayar enam bulan plus satu bulan berjalan.

Relaksasi tunggakan ini diterapkan BPJS Kesehatan mengingat pelayanan kesehatan merupakan faktor penting di tengah pandemi Covid-19. Program ini sendiri berlaku hingga Desember 2020.

Bagi peserta mandiri maupun badan hukum yang ingin memanfaatkan program relaksasi ini, bisa langsung menhubungi atau mendatangi kantor BPJS Kesehatan terdekat. Atau melalui aplikasi Mobile JKN yang bisa diunduh melalui Play store maupun App Store.

“Filosofi iuran JKN-KIS itu dibayar setiap bulan, kalau tidak, subsidi silang tidak optimal. Relaksasi mengatur cuma bayar tunggakan enam bulan plus satu bulan berjalan, cicilannya bisa sampai akhir 2021,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *