Gubernur Sutarmidji Minta Pemkot Pontianak Sambut Omnibus Law UU Cipta Kerja

Gubernur Kalbar, Sutarmidji. HUMPRO KALBAR

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyebutkan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja sangat pas untuk mendukung kegiatan jasa dan perdagangan di Kota Pontianak. Karena itu, dia mengingatkan Wali Kota benar-benar mencermati langkah yang harus diambil pascaundang-udang sapu jagat tersebut disahkan.

“Sebagai kota jasa dan perdagangan, Wali Kota harus mencermati Omnibus Law. Apa langkah yang harus diambil. Karena sebenarnya Kota Pontianak sebagai kota jasa, Omnibus Law sangat bagus,” ujarnya usai apel Harjad Pontianak ke 249 di Kantor Wali Kota Pontianak, Jumat (23/10/2020).

Bacaan Lainnya

Sutarmidji berpandangan, di dalam Omnibus Law tersebut mengatur kemudahan usaha, investasi dan kemudahan orang membuat badan hukum usaha. Tidak ada batasan modal minimal.

“Semuanya bagus. Nah, mungkin ada hal percepatan itu. Sekarang, siap gak kita berinovasi mengambil satu nilai tambah dari regulasi baru tersebut,” tantangnya.

Kalau peluang yang diberikan dalam Omnibus Law itu hanya ditonton atau dilewatkan begitu saja oleh Pemerintah Daerah, Kota Pontianak sebagai kota jasa dan perdagangan sangat rugi.

“Tapi kalau kita bisa manfaatkannya, ini bisa menjadi percepatan peningkatan ekonomi dan pendapatan daerah,” katanya.

Sutarmidji pun menyebutkan, saat ini data UMKM di Kota Pontianak sudah sangat bagus. Terorganisir dengan baik. Sehingga program-program relaksasi di masa pandemi bisa terserap dengan baik.

“Karena data UMKM Kota Pontianak bagus, sekarang kan yang dapat bantuan banyak dibanding dengan kabupaten lain. Kenapa? Datanya bagus. Dulu SPTO itu langsung konversi jadi izin usaha mikro. Sebanyak 13 ribu dalam waktu tiga bulan selesai. Kita bisa inovasi itu,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *