Warga Minta Pemprov Kalbar Prioritaskan Perbaikan Jalan Siduk-Sukadana

Truk yang terguling di Jalan Siduk-Sukadana. (tangkapan layar video truk terguling)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Warga Kayong Utara meminta Pemerintah Provinsi Kalbar memperbaiki jalan Sukadana-Siduk yang kian hari kondisinya makin memprihatinkan. Jalan yang berstatus jalan provinsi ini, di tahun 2020 hanya mendapatkan perbaikan atau peningkatan jalan sebesar Rp2,6 miliar. Perbaikannya tidak mencapai 1 kilometer, padahal kerusakan jalan masih berkisaran belasan kilometer.

Beralasan terdampak Covid-19, Pemprov Kalimantan Barat memangkas anggaran perbaikan jalan yang sejatinya Rp12 miliar. Rinciannya, jalan Sukadana-Siduk Rp7 miliar, Sukadana-Teluk Batang Rp5 miliar.

Bacaan Lainnya

“Jalan kita hanya jalan seperti perlintasan, jadi ini perlu diperhatikan pemerintah. Sudah sering saya lihat, baik langsung atau di Facebook, truk yang amblas, rusak di jalan, sehingga yang lewat harus antre,” ungkap Rizal salah satu warga yang melintas di jalan rusak Sukadana-Siduk, Jumat (23/10/2020).

Salah satu warga Dusun Tanjung Gunung, Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana, Kabupayen Kayong Utara, Riduan yang kebetulan membantu salah satu truk yang amblas di sekitar Dusun Tanjung Gunung mengatakan, kondisi jalan rusak sudah lama.

Khusus di sekitar Dusun Tanjung Gunung sudah bagus, karena jadi lokasi perbaikan senilai Rp2,6 miliar.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sudah melakukan hal maksimal untuk perbaikan jalan. Seperti gotong-royong yang dipimpin Bupati Kayong Utara, Citra Duani bersama SKPD di Kayong Utara.

“Karena adanya ujian yang katanya Covid, sehingga terjadi hambatan pembangunan, bukannya tidak mau membangun. Ini juga sudah direhap juga, yang pembangunan Rp2,6 miliar alhamdulillah sudah bagus,” tambahnya.

Berdasar pengamatan insidepontianak.com di lapangan, ada beberapa titik jalan yang masih berlubang. Kendaraan roda empat yang berukuran rendah, disarankan tidak melintas sementara waktu. Pasalnya, hujan membuat lubang makin dalam dan tak tampak.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *