Aliansi Mahasiswa IAIN Pontianak Minta Menteri Kembalikan Posisi Syarif sebagai Rektor

SURAT TERBUKA - Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa IAIN Pontianak menyampaikan surat terbuka terkait kisruh internal kampus, Sabtu (24/10/2020).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menyampaikan surat terbuka terkait kisruh internal kampus yang kian hari semakin hangat. Mereka mendesak Menteri Agama Republik Indonesia mengembalikan jabatan Rektor IAIN non aktif Syarif.

“Pertama, kami berharap Menteri Agama mengembalikan posisi Rektor IAIN ke posisinya semula, agar kondisi kampus kondusif, dan beliau bisa menyelesaikan sisa masa jabatannya yang masih satu setengah tahun,” ujar Warid, salah satu perwakilan aliansi saat menyampaikan surat terbuka, Sabtu (24/10/2020).

Bacaan Lainnya

Kedua, mereka mendukung keputusan Senat IAIN, mengajukan keberatan ke Menteri terkait penjaringan Rektor yang dinilai tak sesuai regulasi. Hal tersebut demi menjaga marwah kampus.

Ketiga, menolak segala tindak manipulatif, dan mendesak agar pelayanan kampus dapat berjalan normal kembali dan mahasiswa bisa dilayani dengan baik.

Dia mengatakan, pernyataan sikap tersebut disampaikan menyikapi konflik terbuka yang terjadi di internal kampus. Kondisi itu telah membuat kampus tidak sehat, dan menjadi bahan konsumsi publik. Satu sama lain saling klaim kebenaran, yang akhirnya berdampak pada kampus.

Melalui pernyataan, mahasiswa juga berharap dapat memutus mata rantai penurunan Rektor yang sudah tiga kali terjadi, padahal masa jabatannya masih belum selesai.

“Kami khawatir akan menjadi tradisi selama-lamanya sehingga kampus tak sehat, dan diambang kehancuran karena lebih mengutamakan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan mengabdi pada negara,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *