Plt Rektor IAIN Pontianak Diminta Batalkan Proses Penjaringan Rektor

Gedung kuliah IAIN Pontianak.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Aliansi Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak meminta PLT Rektor, Misdah membatalkan proses penjaringan bakal calon rektor periode 2020-2024 yang tengah berjalan. Mereka meminta agar hasil rapat pimpinan, dan upaya hukum yang kini tengah dilakukan Rektor IAIN non aktif Syarif, dihormati.

“Saya harap kepada Plt membatalkan penjaringan bakal calon rektor, sebab status rektor belum inkrah, beliau masih menempuh jalur hukum, belum ada keputusan,” terang Warid, salah satu perwakilan Aliansi Mahasiswa IAIN Pontianak, Sabtu (24/10/2020).

Bacaan Lainnya

Dia menilai, ada sebuah kepentingan yang dilakukan Plt Rektor terkait penganjuan nama panitia penjaringan yang tak pernah dibahas di dalam pimpinan dan Senat IAIN Pontianak.

“Tentu ada kepentingan,” katanya.

Mereka pun menolak keras segala bentuk tindakan manipulatif, yang diduga terjadi dalam proses penjaringan bakal calon rektor.

“Jangan didik kami, dengan perilaku yang tidak elegan dan ilegal,” timpalnya.

Dia berharap, Menteri Agama Republik Indonesia mengembalikan jabatan Rektor IAIN non aktif Syarif agar pelayanan kampus dapat kembali normal, seperti sediakala dan selaku mahasiswa mereka dilayani dengan baik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *