Datangi Delapan Desa di Kabupaten Sambas, Tony Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Reses Anggota DPRD Kalbar, Tony. (Ist)

SAMBAS, insidepontianak.com – Pandemi Covid-19, bukan jadi penghalang bagi anggota DPRD Kalimantan Barat, Dapil Sambas, Tony Kurnadi untuk terus menyerap aspirasi masyarakat.

Sejak memulai reses, 18 hingga 20 Oktober 2020 lalu, sedikitnya delapan desa dari tiga Kecamatan Sambas di datangi. Dia banyak menyerap aspirasi dan berkomitmen akan memperjuangkan dan merealisasikan aspirasi yang masuk dari wilayah konstituennya.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah selama reses kemarin dari 18-20 Oktober ada delapan Desa dari tiga Kecamatan yang saya kunjungi. Namun semuanya dilakukan dengan protokol kesehatan ketat,” kata Tony Kurnadi kepada Insidepontianak.com, kemarin.

Menurut legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Kalbar ini, mayoritas aspirasi masyarakat Sambas mendambakan pembagunan infrastruktur berkelanjutan di desa mereka, baik berupa perbaikan dan pembangunan jalan dan jembatan, fasilitas pertanian, perkebunan hingga perikanan.

“Apa pun aspirasi yang masuk sepanjang untuk masyarakat banyak akan kita perjuangkan. Memang mayoritas adalah infrastruktur guna menggerakkan roda ekonomi, meskipun banyak juga yang meminta perhatian dalam bidang pertanian, termasuk di bidang lain seperti perkebunan, hingga perikanan,” ungkapnya.

Saat reses di Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai, masyarakat menyampaikan harapan akan pembangunan jalan desa diperhatikan, bantuan hewan ternak, bibit, alat tangkap, mesin, bantuan rumah ibadah, pemberdayaan kelompok tani, hingga perahu dan tambak.

Begitu juga aspirasi yang masuk di empat Desa lainnya yakni Desa Sarang Burung Usrat, Desa Pelimpaan, Desa Sentebang, serta Desa Saing Rambi Kecamatan Sambas.

Sementara, saat berada di Desa Tebas Sungai, Kecamatan Sambas masyarakat berharap kepada Tony agar jalan Desa mereka dilakukan peningkatan, gedung balai pertemuan Desa direhap, dan diberi bantuan tosa untuk pengangkut sampah, hingga pemekaran desa menjadi tiga yakni Tebas Sungai, Tebas Kota, Tebas Sungai Timur.

Sedangkan di Desa Serumpun Buluh masyarakat meninta peningkatan jalan poros desa, jalan usaha tani dan penambahan tiang listrik agar voltase listrik bertambah.

Sementara di Desa Lumbag, masyarakat berharap ada normalisasi sungai secara manual sepanjang 10 km, pembangunan jembatan dan mendorong perbaikan data bansos yang dinilai tak tepat sasaran.

“Mudah-mudahan seluruh aspirasi ini dapat kita sampaikan dan kita kawal sampai terealisasi,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Tony juga terus mengimbau masyarakat terus disiplin mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *