Vanessa Angel Akui Gunakan Xanax untuk Atasi Gangguan Psikologi

SIDANG - Terdakwa kasus kepemilikan narkoba Vanesza Adzania alias Vanessa Angel mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jakarta, Senin (31/8/2020).(Antara)

JAKARTA, insidepontianak.com – Terdakwa kasus kepemilikan psikotropika, Vanessa Angel mengungkapkan curahan hati (curhat) mengenai alasannya menggunakan psikotropika jenis Xanax, yakni untuk mengatasi gangguan psikologi.

Vanessa menyatakan tidak pernah memiliki niat jahat atau menyalahgunakan Xanax sebab penggunaannya menggunakan resep dokter yang sudah dikonsultasikan pada dokter spesialis kejiwaan.

Bacaan Lainnya

“Karena gangguan kecemasan yang saya alami, membuat saya tidak bisa tidur, asam lambung, rambut rontok, tangan selalu basah dan gangguan emosi yang berubah-berubah,” kata Vanessa dilansir dari Antaranew.

Vanessa menyadari adanya kesalahan prosedur dalam pembelian Xanax yang dilakukan di sebuah apotek di Surabaya. Pada saat itu resep asli Vaness tidak diminta oleh pihak apotek dan masih berada di tangannya.

“Saya merasa sedih dan menyesal, terlebih lagi saya telah menyakiti hati keluarga saya dengan semua pemberitaan yang ada, khususnya suami dan bayi kecil saya,” kata dia sambil menahan tangis.

Vanessa Angel dituntut hukuman enam bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

“Tuntutan enam bulan dengan denda Rp10 juta subsider tiga bulan kurungan,” ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Edwin Beslar.

Jaksa menyatakan Vanessa Angel terbukti bersalah atas kepemilikan psikotropika berupa 20 butir pil Xanax yang didapatkannya dengan resep dokter kedaluwarsa.

Vanessa melanggar Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika junto Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2018 tentang Perubahan Penggolongan Psikotropika dalam Lampiran Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *