40 Pekerja Migran Indonesia Ilegal Dideportasi dari Malaysia

ANTRE - Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal antre saat dipulangkan otoritas Malaysia lewat PLBN Entikong, kemarin.

SANGGAU, insidepontianak.com – Sebanyak 40 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah dideportasi dari Imigresen Malaysia Depot Semuja ke tanah air melewati Pos Lintas Batas Negara Terpadu PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, kemarin.

Mereka merupakan pekerja migran Indonesia ilegal atau non prosedural. Selain 40 orang PMI, ada juga repatriasi tiga orang oleh pihak KJRI Kuching.

Bacaan Lainnya

Permasalahan yang dialami oleh 43 orang PMI tersebut diantaranya 24 orang tidak memiliki permit, 16 orang tidak memiliki paspor, satu orang kabur dari majikan karena gaji tidak dibayar, satu orang lapor ke KJRI Kuching karena ingin dipulangkan ke Indonesia, dan satu orang ikut orang tua.

Mereka terdiri dari laki-laki 31 orang dan 12 perempuan yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia seperti provinsi Kalimantan Barat 15 orang, Kalimantan Selatan satu orang, Jawa Timur lima orang, Sulawesi Selatan tiga orang, Nusa Tenggara Barat dua orang, Jawa Barat enam orang, Jawa Tengah sembilan orang dan Nusa Tenggara Timur dua orang.

Koordinator BP2MI Entikong, Reinhard Panjaitan mengungkapkan untuk menekan Covid-19 yang mungkin dibawa oleh para PMI ilegal tersebut, mereka wajib mengikuti protokol kesehatan dan rapid test.

“Semuanya dinyatakan non reaktif,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *