Mayat Wanita di Kebun Pisang Medan Jaya Ternyata Korban Pembunuhan Terencana

RILIS PERS - Kapolres Kayong Utara, AKBP Bambang saat merilis sejumlah kasus di Kayong Utara, Selasa (3/11/2020). Salah satunya kasus pembunuhan terhadap AT di Desa Medan Jaya, Simpang Hilir.

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Mayat wanita yang sempat menghebohkan warga Simpang Hilir, Kayong Utara di kebun pisang, ternyata adalah AT (23). Dia dibunuh AG dan AJ di sebuah rumah kosong di Desa Medan Jaya, Simpang Hilir. Alasannya, mereka ingin menguasai motor korban.

Kapolres Kayong Utara, AKBP Bambang Sukmo Wibowo menjelaskan, pembunuhan terjadi 29 September lalu. Saat itu, AG mendatangi rekannya, AJ untuk menghabisi AT di sebuah rumah kosong. Mereka sudah mempersiapkan cangkul dan lokasi untuk mengubur mayat korban.

Bacaan Lainnya

AG jadi kepala jalan. Dia menghubungi AT, mengajak bertemu di rumah AJ. Silih berganti, ketiganya menuju rumah kosong. Di sana, ketika terjadi perbincangan antara AG dan AT, AJ datang dari belakang memiting korban. Dia kesulitan bernapas dan akhirnya meninggal.

Tahu rencana berjalan, AT lantas dikuburkan di kebun pisang warga.

“AG ini otak pembunuhan, karena AJ sendiri kawan akrab AG. Mereka membunuh AT dengan motif ingin menguasi motor milik AT,” kata AKBP Bambang Sukmo Wibowo, Selasa (3/11/2020).

Kasus ini terungkap berkat laporan keluarga yang kehilangan AT ke Polsek Simpang Hilir, 2 Oktober 2020. Sepuluh hari berselang, warga Simpang Hilir dihebohkan penemuan mayat wanita di sekitar kebun pisang milik warga.

“Ini jadi pelajaran kita, kalau ada apa pun permasalahan jangan menunggu 1×24 jam, laporkan saja ke Polsek atau Polres. Kami akan tetap merespon laporan masyarakat, semampu kami, kami tanggapi setiap laporan masyarakat,” pesannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *