Mulai Program Merdeka Belajar Tahun Depan, Prodi PPKn IKIP Gelar Lokakarya Penyusunan Kurikulum

LOKAKARYA - Program studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) IKIP-PGRI Pontianak menggelar lokakarya penyusunan kurikulum 'Merdeka Belajar', Selasa (3/11 /2020) pagi.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Program studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) IKIP-PGRI Pontianak menggelar lokakarya penyusunan kurikulum ‘Merdeka Belajar’, Selasa (3/11 /2020) pagi.

Kegiatan itu guna meningkatkan kemampuan para dosen dalam merampungkan menyusun kurikulum ‘Merdeka Belajar’ yang akan mulai diterapkan tahun 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

Workshop (lokakarya) ini kita gelar untuk meningkatkan pengetahuan dosen dan tim Prodi PPKn dalam menyusun kurikulum Merdeka Belajar sesuai dengan kebijakan dan panduan,” ujar Sekretaris Prodi PPKn, M. Anwar Rube’i.

Saat ini, penyusunan kurikulum terus dirampungkan. Mereka pun mulai melakukan koordinasi awal dengan mitra kampus.

Kebijakan Merdeka Belajar merupakan program dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tujuannya mendorong mahasiswa menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Selain itu, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menentukan mata kuliah yang akan mereka ambil.

Sedikitnya, ada empat kebijakan utama dari Kampus Merdeka. Pertama, kemudahan pembukaan program studi baru, perubahan sistem akreditasi perguruan tinggi, kemudahan perguruan tinggi menjadi badan hukum, dan hak belajar tiga semester di luar program studi.

Di sisi lain, kurikulum Merdeka Belajar juga menekankan orientasi pembelajaran Student Centered Learning, yakni pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan melalui proyek kemanusiaan, penelitian/riset, asisten mengajar di satuan pendidikan, magang/praktik kerja, pertukaran pelajar, membangun desa/kuliah kerja nyata tematik, studi/proyek independen dan kegiatan wirausaha.

“Saat ini kampus sedang membuat platform untuk kegiatan ini. Sedangkan prodi saat ini sedang membuat kurikulum Kampus Merdeka Belajar. Insyaallah terealisasi tahun depan,” terangnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *