Taat Laporan CSR, Sejumlah Perusahaan di Sintang Dapat Penghargaan

SERAHKAN - Pjs Bupati Sintang menyerahkan CSR Awards pada salah satu perusahaan di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (3/11/2020) malam. PROKOPIM SINTANG

SINTANG, insidepontianak.com – Sejumlah perusahaan perkebunan sawit dan kayu, perbankan dan credit union mendapatkan anugerah Corporate Social Responsibility (CSR) Award tahun 2020 dari Pemkab Sintang, di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (3/11/2020) malam.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sintang, Kartiyus mengatakan CSR Awards merupakan bentuk apresiasi dan memotivasi perusahaan dan badan usaha yang telah bersungguh-sungguh dalam menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahan dan telah menyampaikan laporan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang. Ini juga untuk meningkatkan kualitas perencaanaan pembangunan di Kabupaten Sintang.

Bacaan Lainnya

“Bagi perusahan yang tidak menyampaikan laporan CSR-nya maka kami nda bisa undang, jadi yang hadir malam ini semua perusahaan dan badan usaha yang telah menyampaikan laporan penyaluran CSR mereka,” terangnya.

Tahun 2019 lalu, 27 perusahaan melaporkan CSR mereka. Totalnya Rp7,7 Miliar. Angkanya meningkat di 2020 dengan 41 perusahaan, yang terdiri dari perusahaan sawit 36, perbankan empat dan satu credit union. Totalnya, Rp18 Miliar.

“Luar biasa peningkatannya, hampir tiga kali lipat CSR kita bertambah, apa lagi kalau semua perusahaan melaporkan pasti bisa mencapai Rp20 miliar lebih,” ucapnya.

Ada 10 kategori yang dapat penghargaan, yaitu bidang infrastruktur, bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang keagamaan, bidang sosial budaya, bidang olahraga, bidang ekonomi kerakyatan, bidang lingkungan hidup, penanganan Covid-19, dan penurunan prevalensi stunting.

Penjabat sementara Bupati Sintang, Florentinus Anum menyampaikan bahwa alokasi dana umum dari Pemerintah Pusat sangat terbatas untuk dapat mengakomodir seluruh usulan kegiatan pembangunan melalui Musrenbang. Karenanya, keberadaan dan kontribusi perusahaan melalui program CSR akan sangat membantu.

“Sinergisitas antara kegiatan pembangunan dan pelaksanaan CSR sangat diperlukan sehingga dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan pembangunan di Kabupaten Sintang,” ucap Anum.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *