Ketua DPRD Kalbar Hadiri Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19

FOTO BERSAMA - Ketua DPRD Kalbar, M Kebing dan jajaran forkopimda berfoto bersama usai Rapat Rapat Evaluasi Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kalimantan Barat, Rabu (4/11/20).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua DPRD Kalimantan Barat, M. Kebing menghadiri Rapat Evaluasi Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kalimantan Barat, Rabu (4/11/20). Rapat berlangsung di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak. Rapat dipimpin oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji.

Rapat ini membahas peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 di wilayah Kalbar serta rencana pembentukan Satgas Desa Tangkal Covid-19 di wilayah Kalbar.

Bacaan Lainnya

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus menyelesaikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 hingga tingkat rukun tetangga (RT). Satgas ini bertugas memantau kasus dan mengubah gaya hidup masyarakat, agar memperhatikan protokol kesehatan. Ditargetkan tahun 2021, Satgas tersebut telah tuntas dibentuk.

“Satgas ini ditargetkan selesai terbentuk di seluruh Kalbar sampai tahun 2021,” kata Gubernur Sutarmidji.

Menurutnya, untuk menekan laju penyebaran Covid-19 diperlukan sinergi semua pihak. Tugas utama Satgas sendiri memantau kasus dan mengubah gaya hidup masyarakat supaya lebih memperhatikan kesehatan. Ke depan, tugas Satgas akan ditambah. Misalnya untuk penanganan stunting serta berkaitan dengan kesehatan lain.

“Saya rasa memang bagus kalau sampai ke RT. Jadi kalau ada seseorang yang positif kita beritahu RT. Nah RT sudah punya Satgas untuk bagaimana menangani ke depannya,” terangnya.

Sementara itu, Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan Satgas ini bergerak di bidang sosialisasi dan edukasi. Adapun anggotanya berasal dari masyarakat setempat atau para relawan.

“Sasarannya adalah kesadaran untuk melaksanakan disiplin protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dalam perilaku kehidupan sehari-hari,” terang Pangdam.

Satgas diharapkan dapat memberi nasihat, dorongan, perhargaan dan sanksi pada pelanggar protokol kesehatan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *