Wanita Tanpa Identitas yang Tewas di Dekat Gua Maria Anjongan, Ditabrak Mobil Kijang Innova Warna Hitam

REMUK - Mobil Innova hitam yang menabrak wanita tanpa identitas di Jalan Raya Anjongan-Mandor kilometer 57 tampak remuk bagian depannya. Saat ini pengemudi dan mobilnya sudah diamankan di Polres Mempawah.

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Wanita tanpa identitas yang ditemukan tewas usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Anjongan-Mandor kilometer 57 masih belum diketahui identitasnya. Dia ditabrak oleh minibus jenis Kijang Innova warna hitam.

Paur Humas Polres Mempawah, Bripka Susworo mengatakan wanita tersebut sedang berjalan kaki sekitar pukul 02.30 dini hari WIB. Korban ditabrak oleh pengemudi mobil minibus jenis Kijang Innova dengan nomor polisi KB 1874 SP yang saat itu dikemudikan oleh pria berinisial LAS (38) warga Pontianak Timur.

Bacaan Lainnya

“Saat itu pengemudi mobil Innova tersebut berpenumpang tiga orang yakni FTP (27) seorang PNS di Dinas PU Provinsi Kalbar, FT (28) dan MH (27),” ungkapnya.

Bripka Susworo menerangkan, mobil minibus yang dikemudikan oleh LAS datang dari arah Mandor dengan tujuan ke Pontianak. Saat melintas di lokasi kejadian yakni Dusun Bilado, Desa Kepayang, Kecamatan Anjongan tiba-tiba korban menyeberang jalan.

“Korban sedang menyeberang jalan dari kiri ke kanan. Karena jarak yang terlalu dekat akhirnya tidak dapat dihindari dan terjadilah kecelakaan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang wanita tanpa identitas ditemukan tewas di tepi Jalan Raya Anjongan, tak jauh dari kawasan Gua Maria Anjongan, Kabupaten Mempawah, Kalbar. Dia ditabrak mobil pada Jumat (6/11/2020) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dan sontak membuat geger warga sekitar Dusun Bilado, Desa Kepayang, Kecamatan Anjongan.

Warga setempat, F. Anyim menerangkan, saat sedang tertidur pulas, tiba-tiba terdengar suara tabrakan.

“Ternyata terjadi tabrakan di depan rumah saya,” katanya.

Warga sekitar ada yang keluar rumah untuk memeriksa. Namun saat itu Anyim sedang ngantuk berat. Untuk memuaskan rasa penasaran dia hanya mengintip dari jendela rumah.

Dia sempat mengira suara tabrakan itu disebabkan karena ada mobil yang menabrak seekor anjing. Namun tiba-tiba mobil yang menabrak tersebut balik arah dan bergelagat seperti mencari sesuatu.

“Saya pikir kan mereka tabrak anjing. Mereka putar balik, saya kira lagi mau mencari anjing yang ditabraknya,” kata Anyim.

Beberapa waktu berselang, beberapa orang berkumpul di lokasi. Dia dan anaknya juga keluar rumah. Ternyata ada sesosok mayat perempuan yang sudah bersimbah darah di rerumputan depan rumahnya.

Tidak lama berselang katanya, polisi dari Polsek Anjongan datang. Mereka melakukan evakuasi. Anyim, bersama warga sekitar juga dilibatkan.

Anyim mengaku tidak kenal dengan korban. Dia mengatakan saat dicari-cari oleh polisi, korban tidak membawa identitas. Tapi mereka mengingat ada ciri khusus dari korban yakni telinganya robek bekas tindikan.

“Syok juga saya ternyata ada mayat. Saya dan warga dibantu polisi sempat memeriksa siapa korban itu, telinganya ada robek bekas tindik,” katanya.

Anyim mengatakan, dirinya sempat khawatir jika korban adalah warga sekitar. Namun beberapa orang di lokasi kejadian mengaku tidak tahu dan tidak kenal. Saat ini pengemudi mobil yang menabraknya sudah dibawa ke kantor polisi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *