Warga Toho-Sadaniang Minta PLN Mempawah Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Ilustrasi. INSIDE PONTIANAK

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Warga Kecamatan Toho dan Kecamatan Sadaniang meminta perbaikan kualitas layanan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kabupaten Mempawah. Terutama di Desa Sepang dan Desa Pak Utan.

Pasalnya, dalam sehari bisa terjadi pemadaman listrik berkali-kali. Hal tersebut sudah berlangsung selama lebih kurang enam bulan terakhir.

“Saya sudah sampaikan keluhan ini kepada PLN sekitar dua bulan yang lalu. Tapi apa? Tidak ada tindak lanjutnya. PLN seperti mengabaikan keluhan masyarakat,” kata tokoh masyarakat setempat, Amon Amed, Minggu (8/11/2020).

Dia menyebutkan, dampak dari pemadaman yang terlalu sering tersebut, alat-alat elektronik masyarakat rusak. Seperti televisi, lampu, dan receiver. Bahkan dia mengatakan harus mengganti receiver sebanyak tiga kali dalam sebulan akibat padamnya listrik yang tidak jelas.

“Saya minta PLN peka terhadap keluhan masyarakat. Minimal beri penjelasan apa sebabnya dan bagaimana cara memperbaikinya,” katanya.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Mempawah tersebut memperhatikan jaringan sepanjang jalur Kecamatan Toho sampai Sadaniang. Menurutnya, banyak yang tak dibersihkan.

“Jaringan yang tidak dibersihkan ini menjadi salah satu penyebabnya. Sejak saya melapor sekitar dua bulan lalu. Mana ada sampai sekarang tindak lanjutnya,” kata dia.

Di Kecamatan Sadaniang, warga Dusun Pak Nungkat, Desa Sekabuk, Indra Wijaya, juga mengeluhkan hal serupa. Pemadaman bikin barang-barang elektronik miliknya rusak.

“TV saya sudah tiga unit yang rusak, digital empat, magic jar dua. Bahkan mic masjid juga rusak karena lampu sering padam dan tegangan rendah. Belum lagi bohlam lampu spaning. Kita ini mau mengadu ke siapa. Selama ini beginilah keadaannya,” keluhnya.

Kepala Jaringan ULP PLN Mempawah, Afedo Rivan Okareza mengatakan, salah satu penyebab padamnya aliran listrik akhir-akhir ini adalah faktor cuaca. Beberapa pohon tumbang di wilayah tersebut akibat hujan deras dan angin kencang. Pihaknya juga sudah sering melakukan pemangkasan di wilayah tersebut.

“Petugas PLN rutin melakukan pemangkasan jaringan. Mudah-mudahan saja di musim La Nina ini tidak ada tiang yang tumbang seperti di wilayah lain,” katanya.

Menjawab keluhan masyarakat yang mengatakan listrik sering padam sejak enam bulan lalu di Kecamatan Toho, Afedo mengatakan akan melakukan pemangkasan setiap hari. Dia berharap dengan begitu kendala jaringan bisa di minimalisir.

“Jaringan yang menyuplai pasokan listrik ke wilayah sana kami lakukan pemangkasan setiap hari. Bagi masyarakat yang bingung melaporkan keluhan terkait listrik PLN bisa menelepon nomor 123,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *