Forum Organisasi Masyarakat Sipil Pertanyakan Lokasi Debat Pilkada Kapuas Hulu

FOTO BERSAMA -Forum Organisasi Masyarakat Sipil Kapuas Hulu (FORMASI-KH) usai diskusi mereka, Minggu (8/11/2020).

KAPUAS HULU, insidepontianak.com – Forum Organisasi Masyarakat Sipil Kapuas Hulu (FORMASI-KH) mempertanyakan rencana debat Pilkada Kapuas Hulu yang akan berlangsung di Jakarta, 20 November 2020. Debat merupakan salah satu ajang perkenalan visi-misi kandidat ke masyarakat. Rencana debat di Jakarta pun ditentang.

“Kenapa harus di Jakarta, jika bicara taping TV, di Pontianak juga ada perwakilan TV nasional. Secara psikologi, hal ini juga menurut kami akan berpengaruh bagi kandidat dan masyarakat,” kata sekretaris FORMASI-KH, Hermas R. Maring.

Bacaan Lainnya

Pesta demokrasi merupakan momentum masyarakat dapat memilih pemimpinnya yang lebih baik sesuai kondisi dan kebutuhan. Untuk dapat memilih pemimpin tersebut, masyarakat wajib mengetahui siapa calon pemimpinnya. Apa visi dan misi dalam memimpin daerah. Sosialisasi, kampanye hingga debat, merupakan ajang pengenalan masyarakat terhadap calon pemimpin.

“Selain akan menjauhkan para kandidat dari konstituennya, juga dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, kebijakan ini sangat berisiko ke depannya,” katanya.

Di Kapuas Hulu, menurutnya masih ada tempat yang bisa jadi lokasi debat kandidat. Seharusnya KPU jeli melihat kondisi masyarakat Kapuas Hulu dan memaksimalkan media sosial atau media lain agar dapat menjangkau seluruh daerah Kapuas Hulu.

“Di sini masih ada tempat untuk diadakan debat kandidat, jika ingin live streaming, Youtube juga ada dan bisa share ke masyarakat yang belum sempat nonton,” sebutnya.

Hermas menambahkan, terdapat tujuh daerah di Kalimantan Barat yang melaksanakan Pilkada. Dari semuanya, hanya Kapuas Hulu yang debat kandidat di Jakarta.

Salah seorang warga, Agustinus Surya Indrawan pun mempertanyakan hal sama. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui informasi tentang kandidat tetapi lokasi debat diadakan di Jakarta yang merupakan zona merah Covid-19.

“Apakah KPU bisa jamin debat kandidat bisa diakses oleh masyarakat sedangkan Pilkada bukan untuk masyarakat nasional tapi untuk masyarakat Kapuas Hulu,” katanya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kapuas Hulu memastikan debat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu digelar Jumat (20/11/2020). Kegiatan tersebut diselenggarakan di studio Menara Kompas TV Jakarta, dan disiarkan secara langsung pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.

Ketua KPU Kapuas Hulu, Ahmad Yani mengatakan, keputusan tersebut diambil berdasarkan rapat koordinasi dengan pasangan calon yang digelar 3 November 2020.

“Semua paslon menyatakan kesediaanya untuk hadir dalam debat publik antarpasangan calon. KPU memfasilitasi tiket PP dan akomodasi,” kata Ahmad Yani.

Tema yang diusung dalam debat tersebut yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pelayanan masyarakat, dan persoalan daerah. Ditambah dengan beberapa usulan pertanyaan dari masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Pilkada Kapuas Hulu diikuti tiga pasangan calon. Ketiganya adalah Hamdi Ja’far-Jhon Itang Oe, pasangan nomor urut satu yang diusung partai Gerindra, Demokrat, PKPI, dan PSI.

Pasangan nomor urut dua, H. Baiduri-Rupina Sedang, yang diusung Golkar, PPP, Nasdem, PKB dan Hanura. Selain itu mereka juga didukung PKS, Perindo, PBB, dan Berkarya.

Terakhir pasangan nomor urut tiga Fransiskus Diaan–Wahyu Hidayat. Pasangan ini diusung PAN dan PDI Perjuangan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *