Debat Pilkada Melawi Hanya Satu Kali, KPU Akui Kekurangan Anggaran

Ketua KPU Melawi, Dedi Suparjo.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat Pilkada Melawi 2020 di Hotel Harris Pontianak, Selasa (10/11/2020) malam. Debat yang dihadiri tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati itu hanya dilakukan sekali karena kekurangan anggaran.

Ketua KPU Melawi, Dedi Suparjo mengatakan, kegiatan tersebut telah diatur dalam penyelenggaran pemilihan PKPU 5 2020 tentang Perubahan PKPU 15 tentang Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Bacaan Lainnya

“Pada saat ini kita memasuki tahapan kampanye pasangan calon Pilkada Melawi, dan sudah dimulai dari 26 September hingga selesai 5 Desember 2020,” terangnya.

Sesuai dengan ketentuan, pelaksanaan debat dalam kondisi bencanan non alam penyelenggaraannya membatasi jumlah orang yang hadir. Di antaranya pasangan calon, dua orang Bawaslu sesuai tingkatan, empat orang tim kampanye, dan tujuh atau lima orang tim KPU.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menyebarluaskan profil dan visi misi kepada masyarakat, memberikan informasi kepada masyarakat secara menyeluruh sebagai pertimbangan pemilih, 9 Desember 2020.

“Sehingga masyarakat dapat menggali lebih dalam secara luas tema debat yang akan diangkat dalam kegiatan debat publik. Inilah tujuan KPU menggelar debat publik malam ini,” ungkapnya.

Debat Pilkada Melawi juga digelar hanya satu kali karena keterbatasan anggaran yang dimiliki KPU.

“Kita gelar hanya satu kali karena keterbatasan anggaran yang dimiliki,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *