Tak Kirim Sampel Swab Sesuai Target, Panji: Hasil Swab Lama Keluar

  • Bagikan
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Melawi nomor urut satu, Panji-Abang Ahmadin.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Calon Bupati Melawi nomor urut satu, Panji mengakui target pengiriman sampel swab Melawi tak sesuai intruksi Gubernur Sutarmidji. Dia saat ini merupakan calon Bupati petahana.

Namun, Panji mengatakan intruksi Gubernur juga tak sesuai dengan hasil yang selalu lama. Bahkan terdapat pasien yang menunggu hasil hingga meninggal.

“Sanksi kabupaten tidak mendapatkan dana bagi hasil karena tidak kirim 200 sampel swab per minggu merupakan ketentuan. Namun, ada pasien Covid-19 yang kita kirim sampelnya, sampai meninggal hasilnya tak keluar,” terang Panji menjawab pertanyaan Calon Wakil Bupati Melawi nomor urut tiga, Klusen, dalam debat Pilkada Melawi, Selasa (10/11/2020) malam.

Panji mengakui Pemkab Melawi cenderung terlambat dalam pengiriman. Namun permintaan Pemprov dan hasil yang dikeluarkan tersebut dinilai tak seimbang.

Sebelumnya, calon Wakil Bupati Melawi, Klusen mempertanyakan komitmen pasangan Panji-Abang Ahmadin melaksanakan perintah Gubernur Sutarmidji mengirim 200 sampel per minggu. Menurutnya, keteledoran Pemerintah Daerah Melawi telah membuat Pemkab kehilangan dana bagi hasil.

“Saya menekankan intruksi Gubernur mengirim 200 sampel per minggu. Namun Kepala Daerah tidak melakukan, sehingga mendapatkan sanksi dan tak mendapatkan dana bagi hasil dan merugikan masyarakat,” kata Klusen saat bertanya kepada pasangan Panji- Abang Ahmadin saat debat Pilkada Melawi 2020, Selasa (10/11/2020).

Menurutnya, seyogyanya aturan tersebut dapat dilakukan. Apalagi sudah ada Peraturan Gubernur yang mengatur itu.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Kalbar lewat Pergub Kalbar Nomor 110 mewajibkan tiap kabupaten kota mengirim 200 sampel swab per minggu untuk menanggulangi Covid-19. Daerah yang tak taat diancam ditunda dana bagi hasil pajak daerahnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: