Kemenperin Apresiasi Kontribusi AMMDes Tekan Penyebaran Covid-19

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier.(Kemenperin)

JAKARTA, insidepontianak.com – Kementerian Perindustrian mendukung penuh upaya perusahaan industri yang melakukan pencegahan penyebaran virus korona, baik di dalam maupun luar lingkungan kerja. Hal ini sejalan dengan penerapan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 697 Tahun 2020 tentang Kewajiban Penerapan Protokol Kesehatan.

“Langkah implementasi protokol kesehatan ini dipercaya dapat meningkatkan produktivitas para pekerja karena lingkungannya yang terjaga. Sehingga akan lebih memacu daya saing perusahaan,” kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Bacaan Lainnya

Dirjen ILMATE memberikan apresiasi kepada PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) yang aktif menjalin kerja sama dengan Kemenperin untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sekitar lingkungan perusahaan KMWI dengan menggunakan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes). Sterilisasi ini mencakup enam lingkungan Rukun Warga (RW) yang meliputi lebih dari 5.500 penduduk di Desa Karang Asam Timur, Kecamatan Citeureup, Bogor, Jawa Barat.

“Kami bangga terhadap AMMDes selaku karya anak bangsa ini yang memiliki beragam fungsi, hingga mampu membuat aplikasi yang dapat dimanfaatkan dalam upaya penanganan penyebaran Covid-19,” tuturnya. AMMDes yang digunakan sebagai fasilitas penyemprot cairan disinfektan tersebut adalah pengembangan dari unit water tank, yang dilengkapi dengan tangki berkapasitas 600 liter.

Taufiek menegaskan, pihaknya aktif mendorong pengembangan AMMDes yang bisa dimanfaatkan di berbagai daerah sesuai kebutuhan saat ini. Misalnya ikut berkontribusi membantu pemerintah dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus korona di dalam negeri.

“Jadi, memang dibutuhkan kegiatan riset terus menerus sehingga bisa menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat atau pelaku industri kita. Tujuan utamanya adalah pemerataan ekonomi dan pembangunan di daerah, serta meningkatkan produktivitas masyarakat dan pelaku usaha,” paparnya.

Sebab, di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini, pelaku industri dituntut agar bisa lebih efisien dalam proses produksinya. Untuk itu, AMMDes diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kemudahan bagi pelaku industri di tanah air dalam menghadapi era adaptasi kebiasaan baru sebagai imbas pandemi.

“Kami optimistis, AMMDes mampu menjawab persoalan itu karena alat multifungsi ini menjangkau daerah-daerah yang sulit dilalui dengan kendaraan besar,” ujar Taufiek. Sebab, salah satu keunggulan AMMDes adalah menggunakan differential lock dan penggunaan ban yang bisa disesuaikan dengan kontur medan yang akan dilewati, sehingga AMMDes tidak akan selip ketika berada di jalan ekstrim dengan infrastruktur yang minim.

Presiden Direktur KMWI Reiza Treistanto menyampaikan terima kasih kepada Kemenperin yang telah mendukung upaya perusahaan untuk berkontribusi menjalankan program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di tanah air. Salah satu langkah strategisnya adalah melakukan alih fungsi AMMDes water tank sebagai alat penyemprot cairan disinfektan.

“Kami bersama Kemenperin telah menjalin kerja sama dengan baik melalui pengembangan AMMDes yang dapat dimanfaatkan masyarakat di berbagai daerah. Contoh lainnya, seperti AMMDES ambulance feeder di Lebak, Banten dan AMMDes pasca-panen pisang di Tanggamus, Lampung,” sebutnya.

Selain itu, AMMDes penjernih air yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada saat musim kemarau maupun tanggap darurat bencana seperti di Palu, Sigi, dan Donggala pascabencana gempa bumi dan tsunami beberapa waktu lalu.

“Untuk pemanfaatan AMMDes penyemprot cairan disinfektan ini sudah dilakukan dua kali. Sebab, banyak permintaan dari masyarakat juga dan mendapat respons positif dari berbagai pihak. Ini sebagai salah satu kewajiban moril kami di lingkungan sekitar, termasuk membagikan masker,” papar Reiza.

Saat ini, AMMDes memiliki tingkat komponen lokal yang cukup tinggi hingga 70 persen. PT KMWI telah menyatakan siap memproduksi massal dengan total kapasitas 6.000 unit per tahun. “Secara teknis, kami sudah melalukan berbagai pengujian sehingga dari kualitas sudah laik digunakan,” imbuhnya.

Kepala Desa Karang Asam Timur, Yamin Bunyamin mengaku senang dengan adanya peran AMMDes penyemprot disinfektan yang beroperasi di wilayahnya. “Kami adalah termasuk daerah yang sangat padat penduduk, dengan memiliki delapan RW yang meliputi 12.000 orang. Kegiatan ini menjadi salah satu edukasi bagi masyarakat bahwa Covid-19 itu ada, dan mengetahui cara untuk pencegahannya,” ucapnya.

Kades Yamin percaya bahwa pemerintah melalui Kemenperin ikut turun langsung dalam upaya menekan penyebaran virus korona. Selain itu, dia berharap, PT KMWI dapat mengembangkan AMMDes yang juga dapat dimanfaatkan oleh warganya. “Kami ingin adanya AMMDes pengolah sampah, ini merupakan salah satu untuk menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.(kemenperin)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *