264 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia lewat PLBN Entikong

PANTAU - Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 642 Kapuas mengawasi kepulangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Rabu (21/10/2020).

SANGGAU, insidepontianak.com – Di tengah pendemi Covid-19 saat ini, Pemerintah Malaysia kembali mendeportasi Warga Negara Indonesia bermasalah yang menjadi Pekerja Migran Indonesia ilegal atau non prosedural dan sudah selesai menjalani proses hukuman yang berlaku di negara setempat.

Kali ini, sebanyak 264 orang terdiri dari 215 orang laki laki dan 60 orang perempuan yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia dan mayoritas dari Provinsi Kalimantan Barat.

Bacaan Lainnya

Ketika tiba di PLBN Entikong, para PMI tersebut wajib mengikuti protokol kesehatan dan menjalani rapid test guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Hari ini sebanyak 264 orang PMI bermasalah yang dideportasi dan 11 orang repatriasi dari Malaysia,” ujar Koordinator Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Entikong, Reinhard HP Panjaitan, Selasa (17/11/2020).

“Permasalahan mereka mayoritas karena melanggar undang-undang keimigrasian seperti tidak memiliki paspor dan visa kerja,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *