Debat Publik Pilkada Bengkayang, Dua Paslon Ini Baca Teks Saat Sampaikan Visi Misi

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang nomor urut tiga, Martinus Kajot dan Carlos Djaafara.

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Debat publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang tahun 2020 dimulai. Debat yang diselenggarakan di Ball Room Hotel Harris Pontianak tersebut diselenggarakan dengan protokol kesehatan dan disiarkan secara live streaming.

Ada empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang tahun 2020 yakni pasangan nomor urut 01, Sebastianus Darwis-Syamsul Rizal, nomor urut 02, Mok Fu Tjhiu-Aliong, nomor urut 03, Martinus-Carlos Djaafara, nomor urut 04, Herman Ivo-Yohanes Pasti.

Bacaan Lainnya

Sesi pertama, para paslon diminta untuk menyampaikan visi dan misi mereka kepada publik.

Dari empat paslon, hanya nomor urut 01, Sebastianus Darwis- Syamsul Rizal dan nomor urut 04, Herman Ivo-Yohanes Pasti yang tidak membaca teks.

Saat menyampaikan visi-misi, Paslon nomor urut 01, Sebastianus Darwis-Syamsul Rizal menyampaikan tanpa membaca teks.

Paslon nomor urut 02, Mok Fo Jhiu membaca teks saat menyampaikan visi misi mereka. Dia hanya membaca sendiri visi misi mereka.

Sama halnya dengan Paslon nomor urut 02, Paslon nomor urut 03, Martinus Kajot-Carlos Djaafara juga membaca teks saat menyampaikan visi misi mereka. Berbeda dengan paslon nomor 01, dia bergantian dengan wakilnya saat membacakan visi misinya, namun kehabisan waktu.

Sedangkan, Paslon nomor urut 04, Herman Ivo-Yohanes Pasti tidak membaca teks dan masih menyisakan waktu.

Debat dilanjutkan dengan sesi pendalaman visi dan misi ke empat paslon yang bertarung di Pilkada Bengkayang tahun 2020. (yak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *