Pemkot Pontianak Harap Sinergisitas Tangani Prostitusi Anak

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan mengatakan Pemerintah Kota Pontianak sangat mengharapkan kolaborasi dari berbagai pihak untuk memberikan sumbangsih pemikiran pencegahan prostitusi dan kejahatan anak di bawah umur.

“Kalau para orang tua bekerja sama dengan pendidik dan pemerintah bahkan pihak keamanan, maka prostitusi anak di bawah umur bisa terminimalisir,” katanya dalam diskusi ‘Peran Polri, Pemerintah dan Masyarakat dalam Rangka Mendidik dan Membina Anak di Bawah Umur Guna Mencegah dan Menanggulangi Bahaya Prostitusi Anak di Hotel Mahkota Pontianak, Rabu (18/11/2020).

Bacaan Lainnya

Bahasan meminta agenda yang digagas Polresta Kota Pontianak dapat menghasilkan masukan konkret.

“Jangan sampai tidak ada tindak lanjut yang bisa membuat masyarakat menganggap acara ini tidak hanya seremonial,” katanya.

Selain dilakukan penindakan terhadap prostitusi bawah umur, Bahasan juga berharap ketua majelis keagamaan yang ada di Kota Pontianak bisa memberikan edukasi kepada jamaahnya. Sehingga pemantauan terhadap anak-anak di bawah umur bisa lebih maksimal.

“Karena dalam ajaran Islam misalnya, jika anak di bawah umur keluar rumah melewati batas sewajarnya. Lalu orang tua tidak tahu keberadaan anaknya maka bisa berdosa besar,” katanya.

Bahasan menyebutkan, banyak faktor yang mempengaruhi hingga terjadi prostitusi anak di bawah umur. Di antaranya ekonomi, pergaulan, teknologi, sehingga upaya pencegahan harus dilakukan bersama.

“Dengan FGD diharapkan bisa memberikan pemikiran atau rumusan dan tindak lanjut yang nyata serta konkret di lapangan,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *