Pikap Bermuatan 68 Batang Kayu Belian Tanpa Surat Ditahan Polisi di Jongkat

DIAMANKAN - Satu unit pikap yang mengangkut 68 batang kayu ulin tanpa surat menyurat diamankan saat melintas di Jalan Raya Jongkat, Selasa (17/11/2020).

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Pihak kepolisian sektor Siantan, Kecamatan Jongkat, Mempawah, mengamankan satu unit pikap yang mengangkut 68 batang kayu ulin tanpa surat menyurat saat melintas di Jalan Raya Jongkat, Selasa (17/11/2020).

Kapolsek Siantan, IPTU Rahmad Kartono melalui bahan keterangannya menjelaskan, mobil pikap dengan nomor polisi KB 8385 yang dikemudikan oleh pria berinisial MH, ditahan polisi saat melintas di TKP dari arah Pontianak menuju Sungai Pinyuh.

Bacaan Lainnya

“Saat melintas, sopir kendaraan yang mengangkut kayu belian (ulin) tersebut tidak dapat menunjukkan surat-menyuratnya,” kata IPTU Rahmad Kartono, Rabu (18/11/2020).

Dia mengatakan, sopir yang membawa kayu belian tersebut beralamat di Siantan Hilir, Pontianak Utara. Pihak kepolisian curiga ketika muatan yang dibawanya ditutup terpal warna hijau. Selesai melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan, polisi memeriksa muatan.

“Didapatkanlah 68 batang kayu belian ukuran 8×8 sentimeter dengan panjang tiga meter. Saat dimintai surat-menyurat dia tak bisa menunjukkan. Kita mengambil langkah untuk mengamankan sopir mobil tersebut ke kantor polisi,” katanya.

IPTU Rahmad Kartono mengatakan, sopir tersebut ditahan polisi dan disangkakan melanggar UU RI Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberatan Perusakan Hutan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *