Rusak Akibat Puting Beliung, Perbaikan Atap MTs 1 Mempawah Hilir Butuh Bantuan Dana

RUSAK - Kondisi atap MTs Negeri 1 Mempawah Hilir porak-poranda akibat sapuan puting beliung beberapa waktu lalu.

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Atap sekolah MTs Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, yang porak poranda akibat disapu angin puting beliung mulai diperbaiki. Namun dananya masih kurang.

Kepala Sekolah melalui Waka Kurikulum, Fahrur Razi mengatakan pihaknya bersyukur semua pekerjaan dibantu oleh TNI-Polri.

Bacaan Lainnya

“Hari ini atap sekolah yang rusak akibat disapu angin puting beliung mulai diperbaiki. Hari pertama dibongkar dulu. Kami bersyukur Koramil dan Polsek Mempawah Hilir berjanji membantu pekerjaan sampai selesai tanpa dibayar,” katanya kepada InsidePontianak, Selasa (17/11/2020).

Fahrur Razi mengatakan, perbaikan atap yang rusak tersebut bersifat mendesak. Pihaknya melakukan daya dan upaya semaksimal mungkin mengalokasikan dana untuk belanja material. Namun masih tetap saja kurang.

“Belanja material sudah kita lakukan. Seperti hari ini saya membeli kayu di Dusun Suap dan beberapa material lain yang dibutuhkan. Total sudah dimanfaatkan sekitar Rp8 jutaan. Kita mengalokasikan dana Rp10 jutaan,” katanya.

Sayangnya kata dia, alokasi dana dari sekolah terkendala dan tidak bisa maksimal sebab sudah akhir tahun. Demikian juga dengan hasil koordinasi mereka bersama Kementerian Agama Mempawah. Belum ada bantuan dana dari Kemenag dengan alasan akhir tahun.

“Kendala kita, alokasi anggaran tidak banyak. Karena ini akhir tahun. Di Kemenag juga bilang tidak ada karena akhir tahun. Adapun baru bisa dapat tahun depan. Sementara perbaikan ini sifatnya mendesak,” katanya.

Dia berharap ada pihak-pihak lain yang berkenan membantu. Bantuan sekecil apa pun sangat dibutuhkan. Untungnya TNI-Polri yang bersedia mengerjakan atap sekolah tersebut tidak meminta bayaran sepeserpun. Jadi pihak sekolah hanya menyediakan konsumsi saja.

“Itu tentu meringankan beban sekolah. Kita harapkan ada bantuan dari instansi lain lagi. Karena diperkirakan ini akan memakan biaya puluhan juta,” tutupnya.

Sebelumnya, angin puting beliung menyapu sejumlah rumah dan sekolah di Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalbar. Sedikitnya ada tiga rumah warga dan satu sekolah porak poranda bagian atapnya akibat bencana alam yang terjadi pada Senin (9/11/2020) tengah malam.

Salah satu yang paling parah adalah MTs Negeri 1 Mempawah Hilir. Ada tiga lokal kelas yang atapnya rusak. Dua diantaranya rusak parah lantaran terangkat habis, dan satu lokal hanya sebagian.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *