Tak Penuhi Syarat, Karantina Pertanian Entikong Musnahkan Ayam dari Malaysia

MUSNAHKAN - Karantina Pertanian Entikong memusnahkan ayam dari Malaysia dengan dibakar, Rabu (18/11/2020).

SANGGAU, insidepontianak.com – Karantina Pertanian Entikong memusnahkan beberapa produk pertanian yang tidak memenuhi persyaratan perkarantinaan. Di antaranya lima ekor ayam dan dua bibit tanaman jeruk asal Malaysia yang masuk ke wilayah Indonesia tanpa memenuhi persyaratan karantina pertanian.

Aturannya sendiri ada di UU Nomor 21 Tahun 2019.

Ayam tersebut merupakan hasil tangkapan Karantina Pertanian Entikong bersama dengan instansi terkait, saat melakukan pengawasan di PLBN Entikong. Ayam yang merupakan media pembawa (MP) Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) tersebut, dibawa dari Malaysia tanggal 10 November 2020.

Setelah ditahan tiga hari, persyaratan karantina pertanian untuk memasukan ayam tersebut tidak juga dilengkapi. Akhirnya, ayam disuntuk mati dan dibakar.

Sebelumnya, Karantina Pertanian juga melakukan penahanan terhadap benih dan bibit tanaman. Pengawasan di PLBN dan jalur tikus di sepanjang kawasan perbatasan Kalimantan Barat, gencar dilakukan oleh Karantina Pertanian Entikong.

Kepala Karantina Pertanian Entikong, Yongki Wahyu Setiawan menyatakan pihaknya tidak mau ambil risiko terhadap potensi masuknya hama dan penyakit hewan dan organisme pengganggu tumbuhan ke wilayah Indonesia. Hal tersebut dapat mengancam keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia.

Selain itu, instruksi dari Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo juga sangat tegas untuk menjadikan Karantina Pertanian garda terdepan dalam tugas melindungi sumber daya hayati yang melimpah di Indonesia.

“Sesuai aturan yang berlaku, MP HPHK/OPTK yang tidak memenuhi persyaratan harus dimusnahkan, harus tegas, karena sangat berisiko. Ini semua untuk melindungi sumberdaya hayati Indonesia,” tutup Yongki.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *