Tambah Dokter Spesialis, Pemda Kayong Utara Kerja Sama dengan Kemenkes

TANDA TANGAN - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) melalui vidcon dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terkait program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS), Rabu (18/11/2020).

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) melalui vidcon dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terkait program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS).

Melalui program PGDS ini, Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad berharap RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Sukadana dapat menambah peningaktan pelayanan kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Sangat luar biasa adanya dokter spesialis ini. Karena selama inikan sedikit-sedikit kita dirujuk ke Ketapang. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan dokter spesialis ini kita bisa jalani perawatan di sini saja,” ungkap Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad, Rabu (18/11/2020).

Terpisah, Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I, dr Maria Fransisca Antonelly mengatakan, program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) ini salah satu program dalam pemerataan tenaga medis, khususnya dokter spesialis.

“Karena kurang meratanya penempatan dokter-dokter spesialis, terutama di daerah-daerah terpencil, seperti kepulauan,” ungkapnya.

Maria Fransisca Antonelly mengatakan untuk mendapatkan tenaga dokter spesialis mengaku kesulitan. Sehingga melalui program ini akan ada beberapa dokter spesialis yang akan masuk ke Kayong Utara, walaupun dengan batas waktu tertentu.

“Periodenya hampir setiap dua bulan, nanti kita mengusulkan. Saat ini kita usulkan dokter kandungan, kalau dokter penyakit dalam, dan spesialis anak yang ada di rumah sakit sekarang itu juga dari PGDS tapi dia masa baktinya belum selesai,” tambahnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *