Lantik Pengurus GOW Kubu Raya, Sujiwo Minta Lakukan Kerja Konstruktif 

MELANTIK - Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo melantik Kepengurusan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kubu Raya masa bakti 2020-2024 di Ruang Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat (20/11/2020).(Prokopim Kubu Raya)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo melantik Kepengurusan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kubu Raya masa bakti 2020-2024 di Ruang Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat (20/11/2020).

Dalam amanatnya seusai pelantikan, ia meminta GOW yang dinakhodai sang istri, Atzebi Yatu Lensi, untuk segera melakukan kerja konstruktif sebagai mitra dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Bacaan Lainnya

“Selamat atas pelantikan ini. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, saya minta GOW untuk segera melakukan kerja-kerja positif dan konstruktif sebagai bagian dari mitra pemerintah daerah. Khususnya dalam rangka membantu prosesi kesuksesan dan percepatan pembangunan di Kabupaten Kubu Raya,” tuturnya.

Sujiwo mengatakan pemerintah telah memberikan peluang sedemikian rupa kepada kaum wanita untuk terlibat dalam proses pembangunan. Tidak hanya sebagai objek melainkan juga subjek. Namun untuk dapat betul-betul berperan, hal tersebut berpulang kepada kaum wanita itu sendiri.

“Walaupun pemerintah sudah membuat kebijakan-kebijakan, kunci utamanya adalah wanita itu sendiri. Bagaimana mengambil peran aktif sehingga manfaat keberadaannya betul-betul dirasakan baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Kebijakan sebaik apapun tetapi tidak ada semangat dari ibu-ibu sendiri maka akan sia-sia. Kunci utamanya adalah tanggung jawab dan semangat untuk mengambil peran masing-masing,” terangnya.

Terkait hal itu, dirinya meminta pengurus GOW untuk intens berkomunikasi dengan pemerintah kabupaten. Khususnya menyangkut apa yang dibutuhkan oleh GOW agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Sehingga tujuan keberadaan GOW dapat dirasakan oleh daerah, pemerintah, dan masyarakat.

“Membentuk organisasi itu mudah. Sehari pun bisa bikin belasan organisasi. Namun untuk menjaga eksistensi organisasi itu yang sangat penting. Bagaimana roda organisasi itu bisa berjalan dengan baik itu yang paling utama,” ucapnya.

Ia mengingatkan, proses pelantikan kepengurusan bukanlah akhir dari sebuah kiprah organisasi. Sebab organisasi dalam hal ini GOW juga dituntut untuk mampu menjalankan visi dan misi serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang ada dengan baik.

“Banyak hal yang GOW bisa ambil peran, khususnya dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat. Mudah-mudahan GOW Kubu Raya bisa melaksanakan roda organisasi dengan sebaik-baiknya dan sebagai mitra pemerintah kabupaten mari kita wujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati demi kemajuan pembangunan di Kubu Raya,” ajak Sujiwo.(ril/rio)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *