Melihat ‘Tim Elit’ PDKB UP3 Pontianak Menjaga Pasokan Listrik

Ilustrasi.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Menjaga dan mengamankan pasokan listrik adalah tugas utama tim ‘elit’ PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) UP3 Pontianak. Mereka siap siaga memelihara keandalan jaringan listrik untuk mencegah terjadinya kerusakan pada peralatan distribusi yang dapat mengakibatkan terputusnya aliran listrik ke rumah pelanggan.

Manajer PLN UP3 Pontianak, Didi Kurniawan Abuhari bercerita tim PDKB ini bekerja dalam kondisi jaringan listrik masih bertegangan, sehingga kenyamanan pelanggan dalam menikmati listrik tidak terganggu.

Bacaan Lainnya

Saat ini PDKB UP3 Pontianak memiliki dua tim yang terbagi atas Tim Berjarak dan Tim Sentuh Langsung. Total seluruh anggota berjumlah 17 orang, yang terdiri dari lima personel PDKB Metode Sentuh langsung, 12 personel PDKB Metode Berjarak.

“Masing-masing tim memiliki bagian tersendiri, seperti Kepala Regu, Preparator, Pengawas K3, dan Linesman,” katanya.

Jenis pekerjaan yang biasanya dilakukan tim PDKB berupa pemeliharaan, modifikasi/rehabilitas, dan perluasan. Pekerjaan yang dilakukan diatur berdasarkan Work Order (WO) dan hasil survei di lapangan. Setelah itu dilakukan identifikasi kondisi, apakah perkerjaan tersebut dapat dilakukan dengan metode PDKB.

Mengindentifikasi bahaya dengan membuat JSA (Job Safety Analis) dan IBPPR (Identifikasi Bahaya Penilaian dan Pengendalian Risiko), menentukan SOP, metode pengerjaan berjarak atau sentuh langsung. Selanjutnya WO yang telah disurvei dibuatkan jadwal pekerjaannya berdasarkan skala prioritas.

“Tahapan dan prosedur pekerjaan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi jangan sampai terjadi kecelakaan kerja, dan kerusakan pada jaringan listrik yang dapat mengakibatkan gangguan serta mengancam keandalan pasokan listrik,” tutur Didi.

Ditegaskannya pula bahwa aspek kesehatan dan keselamatan kerja merupakan prioritas utama yang diterapkan dalam Tim PDKB. Oleh karena itu setiap personel akan dilakukan Medical Check Up minimal satu tahun sekali, melakukan pengujian peralatan pada Lab PDKB minimal satu tahun sekali, pemberian asuransi, dan ekstra fooding.

Tantangan yang dihadapi oleh Tim PDKB terletak pada pekerjaan itu sendiri, dimana seluruh personel dituntut untuk patuh pada SOP dalam kondisi dan tekanan apa pun. Menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas terbaik, tanpa pemadaman dengan menjamin keselamatan personel, lingkungan dan peralatan.

“Kami berharap eksistensi Tim PDKB dapat terus ditingkatkan, karena Tim PDKB melakukan pekerjaan dengan standar keamanan yang tinggi, kualitas pekerjaan terbaik, dan profesional,” pungkas Didi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *