Hasil Razia Penginapan Mempawah, dari Pesta Narkoba hingga Tindak Asusila

GEREBEK - Empat orang ditangkap polisi lantaran diduga menjadikan kamar penginapan Wisma Candrasari, Mempawah sebagai tempat pesta narkoba jenis sabu di malam Minggu kemarin.

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Empat orang ditangkap polisi lantaran diduga menjadikan kamar penginapan Wisma Candrasari, Mempawah sebagai tempat pesta narkoba jenis sabu di malam Minggu kemarin.

Paur Humas Polres Mempawah, Bripka Susworo mengatakan ada empat orang terdiri dari laki-laki dan perempuan yang digerebek polisi di dalam salah satu kamar Wisma Candrasari.

Bacaan Lainnya

“Mereka adalah H (49), I (46), S (40) dan L (18). Saat digerebek, mereka diduga sedang asyik menggunakan narkoba jenis sabu secara bersama-sama. Kita juga menemukan barang bukti 0,75 gram sabu, beserta alat hisapnya,” katanya.

Selain menemukan dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkoba, polisi juga menemukan sepasang muda-mudi tidak sah menginap di lokasi tersebut berinsial Z (26) dan I (21). Diduga mereka melakukan tindakan asusila.

“Mereka tidak bisa menunjukkan bukti sebagai pasangan yang sah, diduga mereka melakukan tindakan asusila, oleh karena itu mereka langsung dibawa bawa ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Bripka Susworo mengatakan, razia juga dilakukan di sejumlah penginapan lain seperti Wisma Kalsul, dan Penginapan Teratai.

Di Wisma Kalsul, dua sejoli tidak sah berinsial R (40) dan Y (38) juga digedor polisi. Mereka diduga berbuat asusila dan langsung dibawa ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kemudian masih di Wisma Kalsul, polisi menemukan pasangan tidak sah lainnya berinisial M (27) dan E (23).

Lebih jauh, di Penginapan Teratai, polisi malah menemukan pasangan sejenis. Mereka adalah D (21) dan R (31). Keduanya berjenis kelamin perempuan.

“Karena diduga mereka ini adalah lesbian (pasangan sejenis) juga turut diamankan guna dilakukan pemeriksaan,” kata Bripka Susworo.

Salah satu pengelola Wisma Candrasari, Maman, saat dikonfirmasi insidepontianak.com membenarkan adanya sejumlah orang yang ditangkap polisi lantaran diduga pesta narkoba di salah satu kamar milik mereka. Menurutnya, hal tersebut terjadi tanpa diketahui oleh pihak penginapan.

“Memang benar adanya, kita juga tidak membantah karena faktanya seperti itu. Hal itu di luar kontrol kita. Karena kita juga tidak menduga hal itu akan terjadi,” katanya melalui telepon.

Kendati demikian, Maman secara tegas mendukung tindakan kepolisian yang melakukan penertiban di sejumlah tempat penginapan.

“Kalau polisi rutin melakukan penertiban seperti ini kami mendukung. Apalagi tidak hanya tempat kami yang dirazia tapi penginapan lain juga,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *