Putus Mata Rantai Covid-19, Hima PPKn Sosialisasikan Protokol Kesehatan

SOSIALISASI - Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) IKIP-PGRI Pontianak memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada warga Desa Jeruju Besar, Kubu Raya, Minggu (22/11/2020) pagi.

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Satu per satu rumah warga di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, dikunjungi peserta kegiatan Pengenalan Wawasan Nilai Sosial (PPWNS) yang digelar Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) IKIP-PGRI Pontianak, Minggu (22/11/2020) pagi.

Masyarakat diberi edukasi agar menjalankan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia, Irfan Effendi mengatakan, kegiatan PPWNS digelar dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak tanggal 19 November hingga 22 November. Kegiatan utamanya edukasi masyarakat tentang protokol kesehatan.

“Dalam kegiatan ini, kita fokus mengedukasi masyarakat desa agar terus menerapkan protokol kesehatan 3 M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” terangnya.

Agenda tersebut, diikuti dengan pembagian masker kepada masyarakat yang dijumpai tak menggunakan masker. Warga pun dilatih mencuci tangan dengan benar agar memutus mata rantai penyebaran.

“Ini salah satu upaya kita (Hima PPKn) mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran,” ungkapnya.

Selain sosialisasi protokol kesehatan, mereka juga melakukan Bakti Sosial (Baksos) di lingkungan masyarakat. Termasuk pemasangan banner di tempat wisata baru Equator Park yang diresmikan Bupati Kubu Raya, 15 Februari lalu.

Sekretaris Desa Jeruju Besar, Agus Hernudin mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dilaksanakan Hima PPKn. Kegiatan tersebut dinilai sangat bermanfaat untuk masyarakat.

“Kita berterima kasih, apa yang dilakukan ini sangat luar bisa, dan kita memang terus mengampanyekan protokol kesehatan kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” terangnya.

Saat ini, Desa Jeruju Besar juga terus melakukan pembenahan terhadap lokasi wisata baru Equator Park yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Dia berharap apa yang dilakukan Hima PPKn juga berdampak terhadap jumlah pengunjung dan pengenalan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *